OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter
Luciano Spalletti menginginkan Inter agar bisa meneruskan sejarah besar klub dan menekankan ada banyak hal yang harus dibenahi di klub barunya.
Spalletti resmi diangkat sebagai pelatih anyar Nerazzurri pada akhir pekan kemarin, menjadi suksesor permanen Stefano Pioli setelah mengantarkan AS Roma finis sebagai runner-up Serie A Italia musim 2016/17.
Secara kontras, Inter justru hanya finis di urutan ketujuh dan gagal berkiprah di Eropa musim depan. Di musim yang sama Inter mengalami tiga kali pergantian pelatih yang diawali dengan Roberto Mancini, Frank de Boer hingga Pioli.
Mampukah Luciano Spalletti Kembalikan Kejayaan Inter Milan?
"Kami harus bisa membawa Inter kembali ke sejarah yang selama ini memang banyak orang ketahui," seru Spalletti dalam konferensi pers.
"Saya meminta pada para pemain agar percaya pada saya, saya akan mendukung mereka 100 persen dalam situasi apa pun. Mereka harus tahu kebesaran jersey ini dan memberikan impresi kuat atas apa yang harus dilakukan di atas lapangan."
"Yang sekarang ada di benak banyak orang adalah mereka selalu berpikir mengapa Inter bisa puasa gelar sangat lama dan itu merupakan sebuah skandal," lanjutnya.
"Itu seperti yang saya pikirkan dari posisi di luar klub. Saya ingin berpartisipasi dalam situasi sulit dan kemudian memiliki reaksi yang penting dan tepat."
"Saya tidak lebih cerdas dari siapa pun pelatih yang datang sebelum ini tapi saya berbeda. Saya bekerja dengan cara sendiri karena saya memang memiliki keyakinan."



