Pelatih Joachim Low mengakui semuanya benar-benar buruk ketika Jerman kalah memalukan 6-0 lawan Spanyol, Rabu (18/11) dini hari.
Ferran Torres mencetak hat-trick dalam laga UEFA Nations League tersebut, sementara Alvaro Morata, Rodri dan Mikel Oyarzabal juga ikut mencatatkan nama mereka di papan skor Estadio La Cartuja di Seville.
Hasil tersebut merupakan kekalahan terburuk Jerman dalam hampir 90 tahun lamanya dan merupakan kekalahan kompetitif terburuk mereka.
Berbicara kepada ARD selepas pertandingan, Low menyampaikan kekecewaannya terhadap hari yang disebutnya sebagai "gelap gulita" bagi kampiun Piala Dunia 2014.
"Sulit untuk menjelaskannya saat ini, kami mengalami hari yang gelap gulita ketika sama sekali tidak ada yang berjalan dengan baik," buka Low.
"Semuanya sangat buruk hari ini dalam segala hal. Anda tidak bisa mencari sisi positifnya. Kami ingin menjadi berani dan bermain terbuka tapi tidak berhasil, baik secara ofensif mau pun defensif."
"Setelah gol pertama kami melepaskan seluruh konsep kami. Kami membuka diri dan para pemain Spanyol sangat bagus sehingga mereka memanfaatkannya. Tidak ada organisasi, tidak ada kedekatan dengan para pemain, tidak ada komunikasi. Kami seperti menyerah dan itu mematikan."
Usai menunjukkan performa horor tersebut, Low kemudian ditanya mengenai keputusannya mencoret tiga pemain senior yakni Thomas Muller, Jerome Boateng dan Mats Hummels.
Sang juru taktik kemudian mempertahankan keputusannya itu dan tidak akan menganulirnya, terlepas dari ketiga pemain tersebut tampil cukup impresif pada awal musim 2020/21 ini.
"Kami telah mengatakan bahwa kami percaya penuh pada para pemain yang kami miliki," jawab Low. "Kami berada di jalur yang benar, namun hari ini kami telah melihat bahwa kami tidak melaju sejauh yang kami kira."
Kekalahan tersebut juga memupus harapan Jerman untuk lolos ke semi-final Nations League tahun ini.
