Iranian TV blurs Roma logo

Logo AS Roma Kena Sensor Di Iran


OLEH    SANDY MARIATNAIkuti di Twitter

Sekilas tidak ada yang aneh ketika sebuah stasiun televisi di Iran menayangkan siaran langsung pertandingan partai leg pertama Liga Champions antara Barcelona dan AS Roma, Kamis (5/4) dini hari WIB.

Akan tetapi, sebuah keganjilan muncul dalam tayangan tersebut ketika stasiun televisi itu menyensor logo Roma yang terpampang besar di belakang sang penyiar acara.

Entah karena mengandung konten sensitif, stasiun televisi tersebut mengaburkan grafik bayi kembar Romulus dan Remus yang sedang menyusui induk serigala pada logo Roma. Sensor ini terlihat jelas dengan adannya pengaburan (blur) pada bagian puting susu serigala.

Iranian TV blurs Roma logo

Seperti diketahui, logo Roma tersebut memang menggambarkan kisah mitologi pendiri kota Roma, Romulus dan Remus, yang dirawat oleh serigala betina ketika masih bayi.

Hingga kini, belum diketahui apa tujuan sang produser stasiun televisi tersebut repot-repot menyensor logo klub ibu kota Italia tersebut. Namun kejadian ini menimbulkan kritik di media sosial.

Seorang jurnalis Iran, Mehdi Rostampur, ikut melemparkan sindiran atas penyensoran yang tak biasa ini. "Selama 3000 tahun, Remus dan Romulus disusui oleh serigala. Tapi kini payudaranya disensor oleh salah satu stasiun televisi Iran," ujarnya.

Roma sendiri tak banyak berkutik di laga tersebut di mana mereka harus menelan kekalahan 4-1 dari Barcelona. Jika ingin lolos ke semi-final, Giallorossi wajib menang 3-0 atau lebih dalam leg kedua di Olimpico pada pekan depan.

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Persib Bandung Kembali Kedatangan Pemain Seleksi
2.Cristiano Ronaldo Ukir Rekor Lagi Di Liga Champions
3.PSMS Medan Disomasi, Sponsor Apparel Tarik Diri
4.Kawan Dan Lawan Kagumi Gol Cristiano Ronaldo
5.Deretan Pemain Yang Dapat Tepuk Tangan Dari Suporter Lawan
Iklan