Full-back Liverpool, Andy Robertson (26 tahun), mengeluhkan kinerja timnya yang mengendur pada babak kedua dan kemenangan pun lepas.
Terbaru, Liverpool ditahan imbang klub promosi West Bromwich dengan skor 1-1 pada laga Boxing Day alias pekan ke-15 Liga Primer Inggris di Anfield, Minggu (27/12).
Liverpool unggul duluan melalui Sadio Mane pada menit ke-12. Kemenangan The Reds ambyar pada menit ke-82, West Brom mampu samakan skor via Semi Ajayi.
Skuad arahan Jurgen Klopp mengontrol 45 menit pertama dengan 81,8 persen penguasaan bola dan 10 tembakan berbanding satu bagi West Brom, meskipun hanya percobaan Mane yang tepat sasaran.
Liverpool gagal mengonversi dominasi pada babak kedua. Sebaliknya, West Brom tampil lebih efektif dengan sesekali melancarkan serangan balik.
Sebelum Ajayi menyamakan kedudukan via skema sepak pojok, sang tamu juga sempat menghasilkan satu peluang bersih yang gagal dimaksimalkan Karlan Grant.
“Ketika Anda mengendur, Anda akan menerima apa yang pantas Anda dapatkan," ucap Robertson seusai pertandingan, kepada Sky Sports.
“Kami ciptakan banyak peluang pada babak pertama tapi pada babak kedua kami seolah tidak ingin melakukannya lagi. Kami menjadi lesu.”
“Kami semua melakukan kesalahan di babak kedua yang idealnya tidak harus terjadi. Apresiasi untuk West Brom atas cara mereka bermain di babak kedua.”
“Kami seharusnya sudah cukup berpengalaman untuk meresponsnya. Kami seharusnya bisa unggul 2-0, 3-0, atau mungkin 4-0 sejak babak pertama.”
“Kami tidak bisa terus memikirkannya, tetapi ini kekecewaan yang besar,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Liverpool gagal menjauhkan gap meskipun masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 32 poin.
Sementara itu, poin pertama manajer Sam Allardyce bersama West Brom ini belum menggerakkan timnya dari urutan ke-19 dengan delapan poin.
Terdekat, Liverpool akan menghadapi Newcastle United di St. James’ Park, Kamis (31/12) dini hari WIB.




