Comeback Epik Liverpool Episode 2: Barcelona Bisa, Real Madrid Bisa?

Comeback, Liverpool-Barcelona-Real Madrid
Comeback, Liverpool-Barcelona-Real Madrid
Liverpool belum menyerah dan masih mengintip peluang untuk lolos ke semi-final Liga Champions, meski pada leg pertama kalah 3-1 dari Real Madrid.

Liverpool punya romantisme tersendiri dengan Liga Champions, klub berjuluk Si Merah ini kerap melakukan 'comeback' yang epik, tidak peduli klub sebesar apa yang mereka hadapi pada fase tertentu.

Masih segar di ingatan bagaimana Liverpool melawan segala keraguan ketika membuat Barcelona merasakan mimpi buruk di Anfield. Barcelona datang dengan modal kemenangan 3-0 ke Liverpool, tentu secara logika mereka berada di atas angin.

Alih-alih mengamankan modal sempurna yang mereka raih pada leg pertama di Camp Nou, Barcelona malah dihajar telak oleh Liverpool di Anfield, dengan skor akhir empat gol tanpa balas. Kemenangan Liverpool itu tak akan dilupakan sejarah.

Jauh lebih lampau, ada juga comeback Liverpool dalam rentang satu pertandingan, yakni pada laga final Liga Champions kontra AC Milan di Istanbul. Tak perlu diceritakan lagi, tapi perjuangan Liverpool kala itu juga sangat luar biasa untuk jadi juara.

Menatap perempat-final leg kedua versus Real Madrid, di Anfield, Liverpool kembali mengintip peluang untuk kembali melakukan epik comeback mereka. Apalagi, mereka punya modal gol tandang pada leg pertama, yang berujung dengan skor 3-1 untuk Real.

liverpool barcelona.jpg

Kenny Dalglish masih mengenang bagaimana Liverpool begitu jago dalam urusan drama Liga Champions. Eks pemain dan manajer Liverpool ini penuh keyakinan bahwa skuad arahan Jurgen Klopp bisa membalikkan keadaan di Anfield untuk lolos ke semi-final.

“Kami tertinggal 3-1 di perempat-final Liga Champions, bermain lagi pada hari Rabu melawan Real Madrid, final dimainkan di Stadion Ataturk yang merupakan stadion tempat kami mengalahkan AC Milan melalui adu penalti, jadi mungkin romantisme ini belum berakhir, dan musim buruk akan berakhir bahagia," ujarnya dikutip dari Liverpool Echo.

Sir Kenny memandang Real Madrid merupakan tim yang lebih kuat dan bagus ketimbang Barcelona. Namun, perlu diingat bagaimana kebutuhan Liverpool untuk menjuarai Liga Champions jadi mendesak, karena mereka bisa saja gagal finis empat besar Liga Primer Inggris.

real-liverpool-0604-2021

“Saya pikir apa yang akan membuatnya lebih sulit [daripada pertandingan Barcelona] adalah bahwa Real adalah tim yang lebih baik daripada Barcelona. Barcelona menang 3-0 di Nou Camp dan mereka melewatkan momen untuk mengunci pertandingan, yang kemudian membuat kami berpikir 'itu memberi kami kesempatan sekarang'."

"Real Madrid memiliki tim yang lebih baik dalam bertahan meskipun mereka harus melakukan perubahan [di leg pertama] - [Sergio] Ramos tidak pernah bermain dan mereka harus memasukkan beberapa pemain. Mereka lebih baik dari Barcelona," tandas King Kenny.

Klopp sendiri tidak memperlihatkan rasa khawatir yang tinggi ketika Liverpool dibenamkan Real 3-1 pada leg pertama. Manajer asal Jerman itu masih yakin bahwa leg kedua bisa jadi milik mereka. Dengan posisi Liverpool yang masih 'buruk' di EPL, maka habis-habisan ketika tampil di Liga Champions adalah kunci untuk tetap eksis di kompetisi tersebut musim depan.

Tutup