Liverpool telah memutuskan untuk membatalkan rencana kenaikan harga tiket. Para penggemar klub tersebut telah dengan jelas menyatakan ketidakpuasan mereka selama pertandingan pada bulan April terkait rencana kenaikan harga tiket dan langganan musim dalam beberapa tahun ke depan, dan klub kini menanggapi hal tersebut.
Awalnya, rencananya harga tiket di Anfield akan naik sejalan dengan inflasi selama tiga musim ke depan. Hal itu menimbulkan ketidakpuasan besar di kalangan para penggemar bulan lalu.
Misalnya, saat pertandingan kandang melawan Fulham, mereka sudah memperlihatkan spanduk bertuliskan ‘No to ticket price increase’. Dan saat pertandingan kandang melawan Crystal Palace, mereka secara massal mengangkat kartu kuning bertuliskan ‘Caution, Anfield's soul at risk’.
Kini, telah diputuskan untuk menaikkan harga tiket lebih rendah dari yang direncanakan semula. Musim depan, harga tiket masuk akan naik tiga persen dibandingkan musim ini. Untuk musim 2027/28, harga tiket akan dibekukan kembali.
Tiket musiman termurah di Liverpool musim depan harganya sekitar 850 euro, sedangkan yang termahal sekitar 1.075 euro. Harga tiket tunggal akan berkisar antara 35 euro hingga 72,50 euro.
Dalam pernyataan bersama, kelompok pendukung menyatakan rasa senang mereka: “Kami menyambut baik keputusan Liverpool untuk tidak melanjutkan model harga tiket tiga tahun yang sebelumnya diumumkan.”
“Setelah protes dan pembicaraan dengan dewan pendukung dalam beberapa hari terakhir, klub telah menjanjikan proposal baru yang memungkinkan kami menyelidiki secara mendalam bagaimana kami dapat menurunkan biaya dan meningkatkan aksesibilitas bagi para penggemar dalam jangka panjang.”
“Kami memahami bahwa beberapa orang akan kecewa dengan kenaikan harga tiket untuk musim depan, tetapi kami ingin meyakinkan para penggemar bahwa kami akan terus berdiskusi dengan klub dan akan berusaha sebaik mungkin untuk menemukan solusi lain di masa depan.”



