Liverpool bakal segera memenangkan balapan mendapatkan bintang Benfica Darwin Nunez, dengan GOAL mengonfirmasi bahwa The Reds pede mengalahkan rival bebuyutan mereka Manchester United dalam perburuan striker £75 juta.
Legenda Liverpool, Robbie Fowler, senang bukan kepalang dan mengejek bahwa The Red Devils "bisa menulis buku tentang cara-cara melakukan transfer dengan salah".
Memang, Man United nampaknya bakal pulang dengan tangan kosong dalam pengejaran striker berbakat Uruguay yang mencetak 34 gol dalam 41 penampilan buat Benfica musim lalu.
Liverpool kasih contoh cara lakukan transfer yang benar buat Man United
Manchester United lagi-lagi gagal finis keempat di musim 2021/22, dan Fowlermeyakini ada pelajaran yang bisa dipetik oleh Liverpool dari kejatuhan rival bebuyutan mereka.
Dia berkata kepada Mirror: "Dengan kedatangan Darwin Nunez dengan biaya rekor nyaris selesai buat Liverpool, yang paling bikin saya terheran-heran adalah keberadaan Manchester United di tengah-tengah negosiasi."
"Saya bisa menjamin orang-orang di Anfield bakal mengeluarkan keringat dingin dengan fakta itu, karena tak cuma berpotensi menaikkan harganya, tapi gajinya juga. Agen-agen terbaik bakal memanfaatkan ini untuk mendapatkan nilai kontrak yang lebih besar."
"Dengan Man United mengintai dari jauh, buat saya semakin menyoroti bahwa ini bisa menjadi satu lagi mahakarya Liverpool di bursa transfer, dan merupakan poin yang gampang terlupakan di tengah-tengah keinginan untuk melihat wajah baru, pemain baru, kehebohan baru."
"Saya bukan bermaksud kejam, tapi Man United bisa menulis buku tentang cara-cara melakukan transfer dengan salah di beberapa musim terakhir. Merekrut pemain cuma karena kalian tidak mau dia bergabung dengan rival? Cek!"
"Cristiano [Ronaldo] melakukan pekerjaannya dengan cukup baik, tapi merekrutnya karena dia bisa saja ke Manchester City? Namanya mengundang bencana. Seperti halnya Alexis Sanchez. Eh, tidak sama, mungkin 10 kali lipat lebih buruk."
"Kesepakatan itu mewakili semua yang salah di Old Trafford. Berapa harganya? Sekitar £500ribu per pekan dalam gaji, berarti memakan biaya £20 juta per gol!"
"Yang terparah, angka tersebut bukan cuma merusak struktur gaji Man United, dia menghancurkannya! Itulah bagaimana seorang kiper [David de Gea] bisa-bisanya dapat gaji £400ribu per pekan, dan gelandang seperti [Paul] Pogba -- yang bahkan tidak selalu menjadi pemain inti -- digaji lebih tinggi lagi."
Apakah perekrutan Nunez mahakarya Liverpool?
The Reds mengincar Nunez -- setelah sebelumnya mencaplok winger Kolombia Luis Diaz di bursa Januari -- seiring munculnya tanda tanya berapa lama lagi Sadio Mane dan Mohamed Salah akan menetap di Anfield.
Bintang Senegal itu terus dispekulasi bisa ke Bayern Munich, sementara sang bomber Mesir masih belum memperpanjang kontraknya yang habis pada 2023.
Fowler menambahkan soal strategi transfer Liverpool: "Kalian bisa melihat strategi di balik Darwin Nunez. Mane 30 tahun, dia 22 tahun. Menjual Mane, bisa dapat £40 juta, dan Nunez harganya £80 juta. Tapi -- dan ini 'tapi' yang signifikan..."
"Kemungkinan besar dia bakal digaji kurang dari setengah apa yang diminta Mane. Yang dalam jangka waktu lima tahun kontraknya bisa membuat mereka berhemat £40 juta. Selain itu, dia juga tidak merusak struktur gaji."
"Kalau dilihat seperti itu, mengganti pemain 30 tahun dengan pemain 22 tahun sembari memastikan keuangan tetap terjaga adalah sebuah kemenangan yang manis buat Liverpool, dan ini sesuatu yang harus dicontoh Man United."
