Liverpool Jurgen Klopp Shrewsbury FA Cup tie compositeGetty Images/Goal

"Liverpool Langgar Aturan Piala FA, Jurgen Klopp Rusak Momen Kami!" - Shrewsbury Town Dibuat Sakit Hati

Pimpinan eksekutif Shrewsbury Town, Brian Caldwell dibuat sakit hati oleh Liverpool dan Jurgen Klopp, menuduh The Reds melanggar aturan Piala FA serta juga merugikan finansial klub League One tersebut.

Liverpool dan Shrewsbury saling berhadapan dalam fase keempat Piala FA musim ini pada Januari lalu, dengan klub kasta ketiga Inggris tersebut tampil heroik di New Meadow, mampu mengejar ketertinggalan 2-0 menjadi imbang 2-2 dan memaksakan laga harus dilanjutkan dengan laga ulangan di Anfield.

Akan tetapi, dengan fokus Liverpool waktu itu terbelah, Klopp langsung mengumumkan bahwa ia dan para penggawa seniornya tidak akan ambil bagian dalam laga ulangan tersebut, memerintahkan pelatih skuad U-23, Neil Critchley untuk menggantikan perannya serta menurunkan skuad dengan materi pemain muda.

Klopp mengatakan ia lebih memilih untuk memberi libur musim dingin kepada pasukannya setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub di Qatar sebulan sebelumnya. Itu juga merupakan pertama kalinya Liga Primer Inggris menerapkan jeda tengah musim.

Skuad muda Liverpool arahan Critchley pada akhirnya menang 1-0 dalam partai ulangan di Anfield, meski kemudian tim pertama bersama Klopp kalah dari Chelsea di babak selanjutnya.

Caldwell mengatakan bahwa keputusan Liverpool untuk tidak memainkan skuad utama saat menghadapi klubnya berdampak buruk bagi Shrewsbury, terutama potensi keuntungan finansial yang bisa diraih saat menjalani laga ulangan tersebut.

"Anda akan mengingat kembali permainan luar biasa kami dalam babak keempat Piala FA yang disiarkan langsung oleh BBC, ketika mengejar ketertinggalan hingga menahan imbang Liverpool 2-2 pada Januari lalu," kata Caldwell.

"Sesaat setelah pertandingan, manajer Liverpool, Jurgen Klopp merusak apa yang seharusnya menjadi momen indah bagi klub kami dengan membuat pernyataan publik bahwa ia dan semua anggota tim pertamanya tidak akan mengikuti laga ulangan di Anfield, secara efektif merusak yang seharusnya tidak terjadi, bukan hanya secara finansial tapi juga bagi para pemain dan fans atas prestasi luar biasa serta kesempatan yang sangat istimewa itu."

"Kami sulit percaya bahwa pernyataannya tidak berpengaruh pada laga ulangan yang disiarkan langsung dan kami yakin bahwa Liverpool melanggar aturan Piala FA dengan tidak menurunkan tim terbaik mereka."

"Ini memiliki pengaruh besar terhadap Shrewsbury karena tidak bisa mendapat imbalan finansial dari yang diharapkan dari laga ulangan, termasuk potensi hak siar televisi melawan juara Dunia, Eropa serta Liga Primer [akan datang]."

"Pada Februari, kami mengajukan protes kepada FA terkait potensi pelanggaran yang dilakukan Liverpool, tapi sayangnya dan tanpa diduga penyelidikan dihentikan pekan lalu [empat bulan setelah laga]."

"Tanpa diragukan lagi jelas membawa kerugian bagi para pemain dan fans kami serta juga sisi finansial dari yang diharapkan saat Liverpool seandainya memainkan tim terkuat mereka dan mematuhi aturan Piala FA."

Ini bukan satu-satunya ketika Klopp dan Liverpool menurunkan skuad cadangan musim ini, karena pasukan U-23 mereka juga diturunkan dalam laga Piala Liga saat tim senior berlaga di Piala Dunia Antarklub pada Desember lalu. Hasilnya, Liverpool kalah telak 5-0 dari Aston Villa.

Iklan
0