Tawaran pertama Liverpool senilai £10 juta untuk mendatangkan bek kiri Jamal Lewis ditolak Norwich City.
Norwich tidak tergoda dengan tawaran tersebut. Seperti dilansir Sky Sports, pihak The Canaries hanya ingin melepas Lewis minimal di angka £20 juta.
Meski terdegradasi dari Liga Primer Inggris, Norwich tidak berada di bawah tekanan untuk menjual pemain asal Irlandia Utara berusia 22 tahun itu.
Kabarnya, Liverpool akan menawarkan bek kiri skuad U-23, Yasser Larouci, dalam paket tawaran kedua.
Tercatat, Larouci tergolong pemain berstatus homegrown, istilah yang digunakan bagi pemain yang sudah menghabiskan tiga musim di Inggris saat berusia 16—21 tahun, apapun kewarganegaraannya.
Sejak musim 2015/2016, Liga Primer Inggris memang menerapkan aturan yang mewajibkan setiap klub peserta untuk menyertakan delapan pemain homegrown dari 25 pemain yang didaftarkan.
Situasi pada 2017 pun bisa terulang kala Liverpool melepas pemain homegrown lainnya, Kevin Stewart, ke Hull City. Pada bursa yang sama, The Reds merekrut Andrew Robertson dari The Tigers.
Selama ini, manajer Jurgen Klopp kerap menurunkan gelandang senior nan serbabisa, James Milner, ketika Robertson absen.
Sementara Lewis merupakan bek kiri reguler Norwich dalam dua musim terakhir, baik di Liga Primer Inggris 2019/20 pun di Divisi Championship.
Artinya, transfer ini juga masih tergantung Lewis—yang terbiasa tampil sebagai starter—apakah ia bersedia hanya menjadi pelapis Robertson.
Sejak terelegasi, sejumlah pemain Norwich memang dikaitkan ke klub lain. Max Aarons diisukan ke Bayern Munich dan Ben Godfrey yang dirumorkan ke AC Milan atau Bayer Leverkusen.
Jika Lewis jadi didatangkan, Liverpool akan meneruskan tren pembelian pemain muda sejak bursa transfer musim panas lalu, yakni Harvey Elliott dan Sep van den Berg.
Pada bursa kali ini, Liverpool baru memulai aktivitas penjualan.
Kubu Merseyside Merah telah melepas dua pemain, yaitu Adam Lallana ke Brighton [bebas transfer] dan Dejan Lovren ke Zenit Saint Petersburg [€8,5 juta].




