Legenda Arsenal Paul Merson merasa Liverpool seharusnya tidak membajak transfer Manchester United untuk Cody Gakpo.
The Reds meresmikan perekrutan bintang Belanda di Piala Dunia, Gakpo, pada 29 Desember 2022 dengan biaya sebesar £44 juta.
Pemain 23 tahun tersebut santer dikaitkan dengan Man United semenjak bursa transfer musim panas, dan dengan Erik ten Hag yang menginginkan penyerang baru usai perginya Cristiano Ronaldo, tak sedikit yang memprediksi Gakpo bakal ke Old Trafford di bursa Januari.
Namun pada akhirnya Gakpo hijrah ke Anfield, dan di saat banyak yang memuji Liverpool karena berhasil mengalahkan rival dalam merekrut pemain bintang dengan harga cukup miring, ada pula yang mempertanyakan manfaatnya.
Meski Luis Diaz dan Diogo Jota cedera, dan Roberto Firmino habis kontrak di akhir musim, pasukan Jurgen Klopp sudah memiliki banyak opsi di depan.
"Liverpool merekrut Cody Gakpo, padahal seharusnya mereka merekrut gelandang baru," tulis Merson di Daily Star.
"Memangnya dia bakal main? Saya rasa ketika semua [pemain Liverpool] bugar, dia akan menjadi pilihan kelima di lini depan."
Getty/GOAL"Saat semuanya fit, mereka punya [Mohamed] Salah, [Darwin] Nunez, Diaz, Jota, Firmino. Sekarang ditambah Gakpo, padahal cuma tiga dari mereka yang bisa dimainkan."
"Salah dan Nunez starter utama. Jadi situasinya ada empat penyerang berbeda yang rebutan satu atau dua posisi saja. Kan mereka tak akan selamanya cedera."
"Ini terasa sebagai pembelian yang berniat 'Jegal Manchester United'. United ingin mendapatkannya dan sekarang digagalkan."
Liverpool memang dianggap kekurangan amunisi di lini tengah dan banyak yang memprediksi mereka bakal berburu gelandang muda seperti Jude Bellingham dan Enzo Fernandez.
(C)Getty ImagesTetapi setelah menghabiskan £122 juta di musim panas tahun lalu, Klopp diyakini harus menunggu sampai musim panas 2023 untuk merekrut gelandang baru, dan itu bisa mengacaukan performa Liverpool musim ini.
Raksasa Merseyside itu sempat terseok di awal musim 2022/23, dan kini baru bertengger di peringkat enam meski mencatatkan empat kemenangan beruntun di Liga Primer Inggris.
"Liverpool kegendutan di depan tapi lini tengahnya kurus kering. Mereka punya banyak sekali penyerang tapi menurut saya lini tengah mereka tak cukup bagus," imbuh Merson.
"Padahal menurut saya Liverpool sangat membutuhkan gelandang sentral [baru]. Kualitas mereka di sana kurang, jumlah personelnya juga."
"Mereka tak lagi mendominasi di area tengah seperti dulu. Padahal ketika itu terjadi, full-back mereka bisa bebas maju ke depan. Sekarang tidak bisa."




