Stamford Bridge 2021Getty

Dikomplain Liverpool, Chelsea Terpaksa Renovasi Stamford Bridge

Chelsea dipaksa memperluas ruang ganti tim tandang di Stamford Bridge setelah menerima komplain dari tim-tim rivalnya, salah satunya Liverpool.

Selain The Reds, bos Brighton Graham Potter juga mengeluhkan ukuran ruang ganti untuk tim tamu di Stamford Bridge.

Menurut The Athletic, Chelsea akhirnya terpaksa merenovasi demi menaati peraturan Liga Primer Inggris soal protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Liverpool disebut melayangkan komplain tersebut setelah bertandang ke Stamford Bridge dan bermain imbang 2-2 melawan tim tuan rumah awal Januari 2022 lalu.

Sementara Potter dan Brighton mengeluhkan ukuran ruang ganti tim tandang di markas Chelsea itu pasca menahan mereka 1-1 pada pertemuan pertama Desember tahun lalu.

Keluhan ini hadir di tengah lonjakan kasus baru Covid-19 di Inggris, dan ruangan yang terlalu kecil dikhawatirkan bakal mempermudah penyebaran virus tersebut.

The Blues akhirnya dipaksa memperluas ruangan tersebut dengan mengurangi luas ruang media. Renovasi tersebut dikabarkan rampung menjelang kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur, Minggu (23/1).

Liverpool dan Brighton bukan menjadi satu-satunya klub yang mengeluhkan ukuran ruang ganti di Stamford Bridge.

Pada Oktober 2020, bos Southampton Ralph Hasenhuttl sudah menuntut renovasi ini.

"Kami kehilangan waktu sampai nyaris tiga menit," ucap pria Austra itu.

"Di bawah tangga, di atas tangga, entah di mana. Anda mau melatih, mau mereorganisasi tim. Anda diberi waktu tetapi mereka kesulitan melakukannya dengan cepat."

Iklan