Lisandro Martinez menyatakan bahwa dirinya terkadang memiliki keinginan untuk membunuh di lapangan meski mengakui bahwa memang perlu untuk mengendalikan sikap agresifnya.
Pemain berusia 25 tahun itu mengaku sangat berapi-api jika menyangkut aspek bermain sepakbola dan tak jarang meluapkannya di lapangan.
Mantan bek Ajax, yang menjuarai Piala Dunia 2022 bersama Argentina tersebut dikenal dengan gaya bermainnya yang agresif dan terkadang penuh emosi.
Apa kata Lisandro tentang gaya bermainnya?
Berbicara kepada The Telegraph, Martinez mengatakan: "Ya, ini sulit ... sangat sulit. Terkadang saya ingin membunuh tetapi Anda juga harus mengontrolnya. Saya pikir itu adalah budaya kami dari Argentina - kami penuh gairah."
"Sepakbola, bagi kami, adalah segalanya, jadi itu sebabnya kami selalu memberikan segalanya dari kami. Saya ingat ketika saya masih sangat muda, usia empat atau lima tahun, saya mulai bertarung dan menangis ketika kalah. Jadi itu seperti memang sudah ada dalam darah kami, yang tertanam di hati kami."
Getty ImagesBahaya kartu merah
Pemain belakang berpostur 175cm tersebut telah mengantongi empat kartu kuning musim ini di Liga Primer bersama Manchester United dan ia sadar bahwa harus lebih berhati-hati agar tidak terkena kartu merah.
"Saya bisa melakukannya [meredakan agresi], kalau tidak saya akan diskors setiap pertandingan. Anda harus pintar [mengendalikan emosi]," ujarnya.
Martinez telah menjadi andalan di pertahanan Manchester United arahan Erik ten Hag sejak bergabung dengan klub dari Ajax di musim panas. Ia mencatatkan 34 penampilan untuk Setan Merah di semua kompetisi dengan mengemas satu gol.


