Pendapatan Lionel Messi di Paris Saint-Germain ternyata juga diterima dalam bentuk token kripto, seperti yang dikonfirmasi oleh klub raksasa Prancis tersebut.
Messi, 34, meninggalkan klub Spanyol, Barcelona dan menandatangani kontrak dua tahun dengan PSG plus opsi perpanjangan tahun ketiga pada Selasa (10/8) kemarin.
PSG mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa token yang termasuk dalam "paket sambutan" atau biaya perekrutannya, telah disediakan oleh Socios.com, yang merupakan penyedia token bagi para suporter klub.
Le Parisien tidak mengungkapkan berapa persentase pembayaran gaji sang superstar Argentina yang diberikan dalam bentuk token, namun tersirat jumlahnya cukup besar.
Token fan adalah jenis kriptokurensi yang memungkinkan para penggemar untuk turut andil dalam sebagian kecil keputusan klub. Juara Liga Primer Inggris, Manchester City dan raksasa Italia, AC Milan juga mengadopsi sistem tersebut tahun ini.
Seperti bitcoin dan mata uang digital lainnya, token fan dapat diperdagangkan di bursa. Token tersebut juga memiliki kesamaan dengan mata uang kripto lainnya tentang kecenderungan perubahan harga yang liar, membuat beberapa regulator mengeluarkan peringatan kepada investor tentang aset digital.
Namun, beberapa tokoh bisnis dan hiburan ternama telah mendukung penggunaan aset kripto, dengan bos Tesla Elon Musk, pendiri Twitter Jack Dorsey dan rapper Jay-Z di antara mereka yang telah menunjukkan dukungan untuk bitcoin.
PSG mengatakan ada volume tinggi mengenai arus perdagangan token fan selepas terbitnya berita kepindahan Messi ke Paris.
"Kehebohan seputar rekrutan terbaru di bursa transfer musim panas klub yang sibuk menciptakan lonjakan besar minat pada Token Fan $PSG, dengan volume perdagangan melebihi $1,2 miliar pada hari-hari sebelum transfer tersebut," kata PSG dilansir ESPN.
Pergerakan harga token fan nantinya tak lepas dari hubungan dengan performa atau hasil di lapangan.


