Bek Manchester United, Victor Lindelof menuai pujian setelah menggagalkan aksi perampokan di Swedia.
Sang pemain berada di kampung halamannya bersama istrinya, Maja dan putra mereka untuk menikmati masa libur kompetisi sebelum kembali berlatih di bawah arahan Ole Gunnar Solskjaer dalam agenda pramusim mulai pekan depan. Aksi heroik tersebut dilakukannya pada Senin (24/8).
Menurut keterangan, polisi mengatakan mereka menerima laporan bahwa seorang pria berusia 30 tahunan menjambret tas milik seorang nenek berusia sekitar 90 tahun, dengan menggunakan sepeda saat melakukan tindak kejahatan tersebut.
Pria tersebut berusaha melarikan diri, sebelum kemudian dikejar oleh seorang pria, yang diketahui sebagai Lindelof, yang menenadang dan menjatuhkan tersangka pencuri lalu mehanannya selama lima menit sampai polisi tiba.
Sumber internal United mengatakan kepada Goal: "Kami bangga dengan tindakannya, namun Victor yakin ia melakukan apa yang akan dilakukan siapa pun dalam situasi yang sama."
Sedangkan pernyataan dari Kepolisian Vasteras berbunyi: "Polisi ingin menggunakan kesempatan tersebut dan berterima kasih kepada saksi atas intervensi yang cepat dan bijak untuk mengembalikan harta benda korban."
Di tempat lain, rekan duet Lindelof di lini belakang United, Harry Maguire harus menghadiri persidangan di Mykonos, Yunani pada Jumat (28/8) mendatang.
Maguire dan dua orang lainnya membantah klaim polisi yang mengatakan mereka telah melakukan penyerangan terhadap tiga petugas dan berusaha menyuap mereka di Mykonos usai insiden perkelahian yang diduga terjadi karena Maguire berusaha membela saudara perempuannya, Daisy, yang kabarnya mengalami luka tusuk di lengan.
Sang bek internasional Inggris tidak perlu menghadiri langsung persidangan tersebut dan telah kembali ke negaranya pada akhir pekan.
Ia akan diwakili oleh pengacaranya dan masih belum jelas tuduhan spesifik apa yang akan dihadapinya, meski pun sekarang diyakini bahwa akan dikenakan pasal pelanggaran ringan.


