Lima Momen Terbaik Firman Utina Di Timnas Indonesia

Komentar()
Getty Images
Firman telah memutuskan pensiun dari timnas Indonesia. Berikut momen terbaik dari pemain yang identik dengan nomor punggung 15 itu.

OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN

Firman Utina telah memutuskan pensiun dari timnas Indonesia. Hal itu ditegaskannya saat ditemui di sela-sela selebrasi juara Bhayangkara FC di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta, Selasa (12/12). 

Pemain yang identik dengan nomor punggung 15 itu mengungkapkan, sebenarnya dirinya sudah menyatakan mundur dari skuat Garuda setelah Piala AFF 2014. Ketika itu, Indonesia mendapatkan hasil buruk, yakni gagal lolos ke babak semi-final lantaran cuma menempati peringkat ketiga fase grup.

Total, Firman tercatat sudah bermain dalam 66 pertandingan bersama timnas Indonesia di ajang resmi. Dia pun berhasil mencetak lima gol untuk tim Merah Putih. Tapi sayangnya, selama memperkuat timnas, dia gagal meraih juara.

Sebenarnya, pada 2008, Firman masuk dalam skuat timnas Indonesia saat menjadi juara Piala Kemerdekaan. Hanya saja, gelar juara itu menjadi kontroversial lantaran Libya U-23 yang menjadi lawan di partai final memilih untuk melakukan walk-out (WO) di tengah pertandingan.

Goal Indonesia mencoba merangkum lima momen menarik eks penggawa Sriwijaya FC itu bersama timnas Indonesia. Simak ulasannya di sini:



Debut Bersama Timnas Indonesia


AFF 2008 Firman Utina  - Indonesia

Firman memulai debutnya bersama timnas Indonesia ketika menghadapi Kamboja pada kualifikasi Piala Dunia 2002 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 22 April 2001. Ketika dipercaya bermain di laga tersebut, Firman masih berusia 19 tahun 128 hari.

Dia pun langsung mendapatkan hasil positif di laga debutnya itu. Pasalnya, skuat Garuda berhasil menang telak dengan skor 6-0.



Kemenangan Terbesar Bersama Timnas Indonesia


 

Dari 66 pertandingan yang dijalaninya bersama timnas Indonesia, kemenangan terbesar yang pernah dirasakan eks penggawa Persib Bandung dan Persija Jakarta ini adalah saat menaklukkan Kamboja di Piala AFF 2004 Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, 13 Desember 2004.

Pada laga tersebut, skuat Garuda menang delapan gol tanpa balas. Gol kemenangan Indonesia dilesakkan oleh Ilham Jaya Kesuma pada menit kelima, 48', dan 56', Elie Aiboy (30', 55'), Kurniawan Dwi Yulianto (74', 76'), dan Ortizan Solossa (90').

 


Gol Perdana Untuk Timnas Indonesia


 

Butuh 22 pertandingan bagi Firman untuk mencetak gol perdananya bagi timnas Indonesia. Gol itu dilesakkannya ketika Indonesia membungkam Bangladesh dengan skor 2-0, pada laga pembuka grup A turnamen Grand Royal Challenge Cup di Yangon, Myanmar, 13 November 2008.

Firman membuka gol kemenangan Indonesia pada menit kesepuluh. Talaohu Abdul Mushafry melengkapi keunggulan tim Merah Putih menjadi 2-0, pada menit ke-45.

Dalam turnamen yang diikuti empat tim itu, Indonesia hanya menduduki posisi runner-up. Itu setelah, mereka ditaklukkan tuan rumah Myanmar dengan skor 2-1, pada partai final di Stadion Thuwunna, Yangon, 21 November 2008.

Total, Firman mampu melesakkan lima gol dari 66 penampilannya bersama timnas Indonesia di ajang resmi. Gol terakhirnya untuk timnas dilesakkan saat melawan Laos pada Piala AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakata, 4 Desember 2010. Pada laga yang dimenangkan Indonesia dengan skor 6-0 tersebut, Firman mencetak dua gol.



Menaklukkan Bahrain di Piala Asia 2007


AFF 2008 - Firman Utina

Bisa dibilang, salah satu performa terbaik yang pernah ditunjukkan timnas Indonesia adalah ketika menaklukkan Bahrain, skor 2-1, pada grup D Piala Asia 2007 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 Juli 2007. Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia tampil menekan dan mampu unggul lewat gol Budi Sudarsono pada menit ke-14.

Gol tersebut tercipta tak lepas dari umpan matang Firman ke Budi yang membelah pertahanan Bahrain. Bahrain memang sempat menyamakan kedudukan lewat gol Sayed Mahmood Jalal (27'). Namun Firman kembali beraksi lewat sepakan kerasnya dari luar kotak penalti.

Memang, bola hasil sepakannya hanya membentur tiang gawang, tapi mampu disambar dengan apik oleh Bambang Pamungkas untuk menjadi gol kemenangan Indonesia di laga tersebut. Firman pun dinobatkan menjadi pemain terbaik di laga itu. 



 Laga Terakhir Bersama Timnas Indonesia 


AFF 2014 Firman Utina - Indonesia & Philip Younghusband - Filipina

Piala AFF 2014 menjadi event terakhir Firman bersama tim Merah Putih. Pemain yang dua hari lagi genap berusia 36 tahun itu, memainkan laga terakhirnya saat Indonesia menghadapi Laos pada fase grup A di Stadion Hang Day, Hanoi, 28 November 2014.

Memang pada laga itu, Indonesia berhasil menang telak dengan skor 5-1. Tapi kemenangan itu tak mampu meloloskan tim yang ketika itu dilatih Alfred Riedl tersebut ke babak semi-final. Itu lantaran Indonesia hanya menduduki posisi ketiga grup A dengan poin empat. 

Tutup