OLEH ALVINO HANAFI
Liga 1 Putri 2019 yang merupakan edisi perdana kompetisi sepakbola wanita di Indonesia terwujud tahun lalu. Persib Bandung keluar sebagai yang terbaik di antara sepuluh klub peserta pada kompetisi sepakbola wanita paling elit di Tanah Air itu.
Bergulirnya Liga 1 Putri berhasil melahirkan bakat-bakat baru pesepakbola wanita Indonesia. Tercatat, ada 240 nama pesepakbola yang tedaftar di Liga 1 Putri 2019 dan banyak di antaranya bahkan masih berusia di bawah 17 tahun.
Keberhasilan Liga 1 Putri dalam mengorbitkan bakat-bakat baru pesepakbola wanita tentunya akan menjadi berkat bagi Timnas Wanita, khusunya tim U-19 dan U-16. Hal ini karena kedua Timnas itu tengah bersiap menyambut Piala AFF Wanita U-19 dan U-16, dengan Indonesia sebagai tuan rumah pada tahun ini.
Goal Indonesia telah memilih lima nama wonderkid dari Liga 1 Putri 2019. Pemilihan berdasarkan performa ciamik pemain dari ajang tersebut. Beberapa bahkan ada yang usianya baru genap 17 tahun di tahun 2020.
Selain itu, pemilihan juga ditujukan kepada pemain yang bukan berstatus pemain Tim Nasional atau pemain yang sama sekali tidak pernah ikut seleksi Timnas Wanita untuk SEA Games 2019.
Goal IndonesiaPertama adalah Helsa Maeisyaroh dari TIRA Persikabo Kartini. Gelandang kelas 3 SMP ini menjadi metronom di kubu TIRA Persikabo selama Liga 1 Putri 2019.
Helsya bermain sebanyak 20 kali dan mampu menyumbangkan lima gol. Torehannya itu sanggup membawa Persikabo Kartini berlaga di partai puncak, dan ia pun diganjar dengan gelar pemain muda terbaik Liga 1 Putri 2019.
Goal IndonesiaBerikutnya adalah motor serangan darii Persib Bandung, Reva Octaviani. Pemain asal Cisarua, Bogor ini telah membuktikan kualitasnya sebagai pemain terbaik Liga 1 Putri 2019 dengan memberikan gelar juara Liga 1 Putri untuk Persib Bandung.
Reva yang mencetak salah satu gol penentu kemenangan Persib di final, menjadi salah satu pemain tak tergantikan di kubu Maung Geulis. Ia dimainkan oleh pelatih Iwan Bastian sebanyak 20 kali sebagai starter selama satu musim penuh, dan menorehkan lima gol di musim ini.

Sheva Imut dari Arema berhasil menembus jajaran atas pencetak gol terbanyak Liga 1 Putri 2019 dan menjadi wonderkid paling subur di musim ini. Total, pemain asal Surabaya ini mampu mengemas sepuluh gol dari 18 penampilan bersama Ongis Kodew.
Sheva yang lahir pada tahun 2004, punya peluang besar memperkuat Timnas Wanita U-19 dan U-16 untuk Piala AFF tahun depan. Kegemilangan Sheva juga mampu menggoda sejumlah klub untuk memaikai jasanya musim depan, salah satunya Persib Bandung dan Persebaya Surabaya.
Abi Yazid / GoalSelain karena ciamiknya penampilan Sheva Imut, performa baik Arema di musim ini juga tak lepas dari jasa Jasmine Sefia Waynie Cahyono. Jasmine yang merupakan pemain termuda di Liga 1 Putri 2019 tampil baik sebagai penopang Sheva Imut dan Asmina Kogoya di lini depan Arema.
Jasmine memang hanya menorehkan dua gol saja, namun beberapa assist-nya, dan pergerakan tanpa bolanya sanggup membahayakan lini pertahanan lawan. Di musim ini, Jasmine pun hampir selalu jadi pilihan utama di lini depan Ongis Kodew.

Keberhasilan topskorer Liga 1 Putri 2019, Insyafadiyah Salsabila, tak lepas dari performa ciamik Hanipah Halimatusyadiah sebagai penyerang lubang TIRA Persikabo. Di balik 14 gol yang dicetak Insyafadya, ada penampilan ciamik Hanipah yang sangat baik berperan sebagai pelayan ujung tombak.
Meski Hanipah hanya mencetak satu gol saja di musim ini, namun pemain asal Sukabumi ini menjadi salah satu pemain yang paling dipercaya di skuat TIRA Persikabo. Oleh pelatih Zulfikri Bashari, Hanipah diturunkan pada 19 laga dari 20 pertandingan Persikabo musim ini.
