Musim 2022/23 akan tetap mengecewakan untuk Paris Saint-Germain, sekalipun jika Parisian berhasil mempertahankan gelar juara Ligue 1 Prancis. Tersingkir dari Liga Champions melawan Bayern Munich dikombinasikan dengan kegagalan di Coupe de France kontra Marseille menandai situasi yang rumit untuk PSG, yang tidak pernah benar-benar dapat menemukan kecepatan jelajah atau gaya permainannya sendiri.
Lebih buruk lagi, momok musim putih pertama sejak 2011/12 dengan makin mendekatnya Lens dan Marseille di klasemen sementara. Musim yang mengecewakan ditandai dengan ketidakmampuan menyatukan tiga bintang depan.
Jendela transfer musim panas mendatang kemungkinan besar mendatangkan kegelisahan, terutama dalam hal kepergian pemain. Mengecewakan sejak gemilang di Piala Dunia, seharusnya Lionel Messi tidak memperpanjang kontrak dan hengkang di akhir musim.
Sementara kasus Neymar masih menimbulkan tanda tanya. Menuliskan narasi indah di musim pertama yang luar biasa, pemain internasional Brasil itu kembali mengalami cedera pergelangan kaki kanannya saat melawan Lille pada Februari. Cedera yang membutuhkan perbaikan ligamen, dan mengakhiri musimnya.
Untuk keenam kalinya sejak kedatangannya di Paris, dia tidak akan menyelesaikan satu musim penuh. Fans PSG menginginkan agar klub menyingkirkannya seperti yang mereka suarakan musim panas lalu, tetapi operasinya semakin rumit. GOAL membahas berbagai poin yang membuat Neymar hampir sulit untuk dijual.
TwitterGaji selangit
26 juta euro bersih. Ini adalah jumlah yang diterima Neymae setiap tahunnya bersama PSG. Direkrut seharga 222 juta euro yang menjadi transfer termahal dalam sejarah klub, Neymar merugikan raksasa Prancis itu yang pengembalian investasinya terlalu rendah.
Masalahnya, hanya sedikit klub yang bisa menyamai angka tersebut, apalagi untuk pemain yang baru menginjak usia 31 tahun. Sulit untuk membayangkan secara prinsipal terkait upaya finansial saat kontraknya habis pada 2025.
Pemain yang tidak bisa diandalkan
Sejak kedatangannya di Paris, Neymar hanya dua kali mampu melewati 30 pertandingan dalam satu musim. Dia hampir tidak melampauinya, yakni 30 laga pada 2017/18, dan 31 pertandingan pada 2020/21, sehingga kemampuannya menjadi pertanyaan berkaca dari jumlah laga sejak kedatangannya pada tahun 2017. Kemampuannya melalyi musim dengan 50 atau 60 pertandingan dipertanyakan secara luas.
GettyKaki yang lemah
Masalah Neymar kerap datang berulang, terutama dari pergelangan kaki, dan kakinya secara keseluruhan, Lebih mendetail lagi, di kaki kanannnya. Pada Februari 2018, Neymar mengalami cedera patah tulang metatarsal untuk pertama kalinya yang membuat dia tidak bisa menyelesaikan musim pertamanya dengan jersi Paris.
Hasil yang kurang lebih sama datang setahun kemudian dengan waktu absen 85 hari. Musim lalu, dia absen selama dua setengah bulan menyusul cedera pergelangan kaki yang didapatnya saat melawan Saint-Etienne.
Belum lama ini, pada pertandingan pertama Piala Dunia melawan Serbia, pemain timnas Brasil bernomor punggung 10 itu kembali mengalami cedera maleolus. Mungkin dia kembali terlalu cepat setelah sembilan hari pemulihan, sehingga kambuh lagi ketika melawan Lille pada 20 Februari yang berbuntut menjalani operasi.
Fans PSG menganggap kaki Neymar terlalu kurus, yang menjadi penyebab cedera kambuhan secara berulang, dan kerentanan yang lebih tinggi dibandingkan kebanyakan pemain lain. Masih harus dilihat apakah operasinya akan membuatnya lebih solid, tetapi klub masih terus mencoba membuat pertaruhan yang berani.
Cedera berulang
Secara keseluruhan, Neymar sudah merasakan cedera lebih dari 20 kali sejak bergabung dengan PSG. Tidak hanya permasalahan ankle atau kakinya, tetapi juga gen dan cedera otot paha, serta hamstring. Faktor-faktor ini yang bisa membuat klub lain berpikir ulang untuk mendatangkan sang pemain.
Terancam gagal tes medis
Terakhir, laman Le Parisien menjelaskan, manajemen juara sepuluh kali Ligue 1 itu khawatir tidak bisa berpisah dengan Neymar, karena berkaitan dengan pemeriksaan medis. Namun, jika kesepakatan dengan klub tercapai, Neymar bisa gagal dalam kunjungan tersebut, karena kakinya yang rapuh. Karena itu, ini akan memaksa Paris untuk mempertahankannya, yang tampaknya tidak termasuk dalam rencana mereka untuk musim panas ini.
Media Prancis itu juga menjelaskan, Neymar masih memiliki peringkat yang bagus di Eropa, terutama di Inggris di mana Chelsea mungkin tertarik untuk memboyongnya.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

