Berita Live Scores
Ha Noi

Jurnalis Wanita Jadi Korban Ricuh Penembakan Flare Di Liga Vietnam

01.44 WIB 12/09/19
Flare incident in Vietnam
Kerusuhan hebat terjadi di liga Vietnam dengan suporter melempar banyak flare ke dalam lapangan hingga memakan korban.

Seorang jurnalis wanita dilarikan ke rumah sakit setelah terkena tembakan flare dari tribune penonton Hang Day Stadium yang menggelar laga V.League 1 antara Ha Noi FC dan Duoc Nam Ha Nam Dinh FC, Rabu (11/9).

Suporter Nam Dinh menyalakan suar api atau flare sepanjang pertandingan, melemparkannya ke lapangan hingga membuat pertandingan dihentikan beberapa kali karena mengancam keselamatan para pemain dan staf klub.

Namun, iInsiden paling serius terjadi ketika ada flare yang dinyalakan di 'Tribune B' ditembakkan ke arah 'Tribune A', yang secara langsung mengenai kaki seorang wanita hingga memaksa petugas medis turun tangan.

Wanita tersebut, diketahui bernama To Huyen Anh, merupakan seorang jurnalis yang bekerja untuk Nhi Dong - surat kabar Vietnam - harus mengalami cedera serius menurut laporan dokter. Tingkat luka bakar sangat parah dan mencapai tulang pahanya.

Pertandingan kembali dilanjutkan selepas insiden tersebut, namun para suporter tim tamu, Nam Dinh, terus menyalakan flare dan kembali melempar-lemparkannya sembari menyuarakan sorakan ejekan yang ditujukan kepada pemilik Ha Noi.

Atmosfer permusuhan di laga ini berasal dari kekuasaan pemilik Ha Noi, yang diduga juga memiliki saham dalam lima klub lainnya di liga utama Vietnam, dan mereka menuduhnya telah melakukan pengaturan skor terhadap beberapa pertandingan.

Selain itu, sekelompok suporter Nam Dinh juga tertangkap kamere memukuli seorang polisi, yang juga harus dilarikan ke rumah sakit setelah pertandingan berakhir.

Setelah peluit akhir laga dibunyikan, para awak media langsung turun ke lapangan untuk mewawancarai penyerang sekaligus kapten Ha Noi, Nguyen Van Quyet, yang dalam situasi tersebut nyaris terkena lemparan flare lain yang datang dari tribune suporter.

Berbicara dalam jumpa pers selepas laga, manajer Nam Dinh, Nguyen Van Dung mengatakan: "Anggota suporter Nam Dinh FC menghormati kata-kata presiden kami berkaitan dengan mematuhi hukum dan tata tertib yang berlaku. Aksi hari ini pastinya berasal dari hooligan kasar yang berusaha merusak reputasi kami."

"Kami wajib mengutuk insiden tersebut karena sangat berbahaya. Bermain dengan flare bukan merupakan bagian dari sepakbola, itu sebuah pelanggaran dan merupakan aksi yang sudah direncanakan, yang ofensif dan merusak reputasi klub di seluruh negara ini."

Para anggota dari kedua klub, bersama dengan pimpinan V.League, Nguyen Trong Hoai, mengunjungi sang jurnalis wanita yang terluka di rumah sakit. Manajemen Ha Noi juga mengonfirmasi akan menutupi seluruh biaya pengobatannya.