Airy - CoverGoal Indonesia

Liga 1 2019 - Tips Saat #AwayDay Ke Kandang PSM Makassar

PSM Makassar menjadi salah satu tim raksasa Indonesia yang kaya akan sejarah. Bagaimana tidak? Klub berjuluk Pasukan Ramang itu merupakan salah satu klub tertua Indonesia, yang telah berdiri sejak 1915 dengan nama Makassar Voetbal Bond (MVB).

Naik-turun dirasakan klub berwarna kebesaran merah tersebut, namun dalam beberapa tahun terakhir kembali mencuat sebagai salah satu tim yang selalu bersaing untuk titel juara. Dalam dua musim teraktual Liga 1, PSM selalu berada di posisi tiga besar.

Musim kemarin, Juku Eja di bawah arahan Robert Rene Alberts menempati posisi runner-up dengan hanya selisih sebiji poin dari Persija Jakarta. Mereka mendapatkan jatah untuk tampil di Piala AFC 2019, dan kini mampu melenggang ke ke babak semi-final zona Asia Tenggara.

Sayangnya, hegemoni level Asia tak bisa dirasakan langsung warga Makassar karena Stadion Mattoanging, yang sekarang dikenal dengan nama Andi Mattalatta. Padahal, stadion tersebut merupakan salah satu stadion Indonesia yang pernah menggelar Liga Champions Asia (LCA).

Seiring perkembangan zaman, kondisi Andi Mattalatta lamban untuk beradaptasi, sehingga akhirnya tak bisa lolos verifikasi untuk kompetisi Asia. Tapi jangan salah, stadion ini tetap memiliki atmosfer luar biasa yang sanggup menggetarkan kaki lawan, kendati hanya berkapasitas kurang dari 30 ribu penonton.

347b0b08ed1658ca9c97fcba3063a08ad91479b5

Makassar yang patut dianggap sebagai salah satu kota kiblat sepakbola Indonesia pernah dipercaya sebagai tuan rumah perempat-final LCA 2000. Merupakan kali pertama Indonesia menjadi tuan rumah yang menghadirkan klub-klub lain dari Asia Timur, Jubilo Iwata (Jepang), Shandong Luneng Taishan (Tiongkok), dan Suwon Samsung Bluewings (Korea Selatan).

Pada Liga 1 2019 yang dimulai pertengahan Mei ini, PSM kembali bermarkas di Stadion Andi Mattalatta. Kendala penerangan stadion memaksa Juku Eja memainkan seluruh laga kandang Piala AFC di luar Makassar. Beruntung, kini para penggemar sepakbola tanah air kembali berkesampatan tandang ke Makassar sambil, tentu saja, berpelesiran.

Tradisi sepakbola yang kuat diiringi dengan kenyamanan Makassar sebagai kota yang patut dijelajah untuk wisata. Urusan perut, berbagai makanan khas seperti Coto Makassar, Pallubasa, Pallumara, Pisang Epe, Palu Butung, hingga Barongko patut Anda cicipi. Semua jenis menu ini dikenal sangat khas ditambah dengan berbagai pilihan boga bahari (sea food).

Wisata Bahari juga tersaji di Makassar, Anda bisa mengunjungi Pantai Losari yang jaraknya bersahabat dengan pusat kota, ada pun sederet pantai indah lainnya seperti Tanjung Bira, Malino, hingga Danau Tempe. Ingin bercengkrama dengan warisan sejarah, maka patut mengunjungi Benteng Rotterdam yang terletak di bagian barat Makassar.

Jangan lupa mengunjungi Lapangan Karebosi yang terletak di pusat kota dan hanya berjarak 500 meter dari Benteng Rotterdam. Lapangan seluas lebih dari 11 hektar ini sangat dikenal para penggemar sepakbola Makassar karena pernah menjadi sentra pengembangan sepakbola daerah setempat. Bahkan, pada 1960-an, PSM memainkan pertandingan di Karebosi. Kini, Karebosi menjadi landmark kota yang berfungsi sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) kota Makassar.

d5e2046efbc63cee9bfbf6d3f3832df6fe8a42a9

Nah, tidak perlu bingung mengunjungi Makassar. Ibukota Sulawesi Selatan ini dikenal sebagai hub kawasan timur Indonesia. Banyak maskapai yang melayani penerbangan ke sana. Untuk mencari rute dan harga termurah, kamu bisa memesan menggunakan Airy. Caranya mudah, bisa melalui website, Android Apps, maupun iOS Apps.

Cara bayarnya pun tidak sulit. Bisa melalui transfer bank, kartu kredit, atau secara langsung di gerai-gerai Indomaret. Setelah melakukan pembayaran, detail pemesanan akan dikirim melalui e-mail. Tinggal terbang, deh!

Iklan