Mario Nur Cahyo tak bisa meutupi rasa bahagianya dapat bermain bersama Persija Jakarta pada Liga 1 2019. Menurutnya, hal ini seperti mimpi karena sudah lama mengagumi klub asal ibu kota tersebut.
Penampilan gemilang yang diperlihatkannya membuat Mario naik kelas ke level senior. Pada musim lalu pemain asal Brebes tersebut sudah bermain bersama Macan Kemayoran U-19.
Tak ayal, Mario mengaku bakal mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya. Ia ingin menunjukkan dirinya memang pantas bermain di level senior pada musim ini.
"Perasaan saya sangat senang bisa bergabung dengan Persija. Ini jadi hal luar biasa bagi saya dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk menunjukkan terbaik bagi Persija," kata Mario dikutip dari laman resmi klub.
"Target saya bermain maksimal buat Persija menang serta membahagikan kedua orang tua saya. Dan saya berusaha semaksimal mungkin," tambahnya.
Di sisi lain Mario juga mengaku sangat bangga bisa bermain dengan Bambang Pamungkas. Penyerang yang karib disapa Bepe tersebut merupakan idolanya sejak masih anak-anak.
"Idola saya sejak kecil Bambang Pamungkas. Dan sekarang satu kostum sama dan berlatih bersama merupakan perasaan yang luar biasa," ujarnya.
Puncak karier Mario terjadi saat membela Persab Brebes pada 2016 lalu. Ia berhasil merengkuh gelar juara Piala Soeratin bersama Egy Maulana Vikri, dan Witan Sulaeman.



