Persija Jakarta menegaskan kesiapannya untuk bertandang ke markas Bali United pada pekan ketiga Liga 1 2019. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (31/5).
Awalnya pertandingan tersebut dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Akan tetapi, Persija memutuskan tukar kandang dengan Bali United, karena situasi keamanan ibu kota yang belum kondusif.
Kerusuhan sempat terjadi di beberapa titik yang ada di Jakarta. Makanya, Persija kesulitan untuk mendapatkan izin dari kepolisian untuk melangsungkan deul kontra Bali United, sehingga memutuskan menukar lokasi laga.
Keputusan tersebut sudah disetujui PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi. Nantinya, Macan Kemayoran, baru menjamu Bali United pada putaran kedua Liga 1 2019, 17 September mendatang.
"Melihat kondisi keamanan di Jakarta saat ini dan sudah berkoordinasi dengan kepolisian, Persija kesulitan menggelar partai kandang. Dengan berbagai pertimbangan, pertandingan melawan Bali digelar di Stadion I Wayan Dipta terlebih dahulu dengan status tandang," ujar CEO Persija, Ferry Paulus dikutip dari laman resmi klub.
"Dan mereka [Bali United] pun setuju. Kami juga tidak mau menunda laga ini karena akan membuat jadwal kami akan padat mengingat kami masih bermain di Piala Indonesia. Intinya kami siap menjalani laga ini di Bali terlebih dahulu," tambahnya.





