BOPI-LIB-APPI-Klub Liga 1Muhammad Ridwan

Liga 1 2019: BOPI Berikan Sejumlah Saran Kompetisi Kepada PT LIB

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memenuhi undangan khusus yang diberikan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Pertemuan tersebut dilangsungkan di ruang rapat gedung PP ITKON lantai 3 Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Rabu (31/7).

Maksud dari BOPI mengundang PT LIB adalah untuk mempertanyakan sejumlah hal yang terjadi selama perhelatan Liga 1 2019. Mulai dari keributan di luar lapangan yang pada beberapa laga hingga sistem perekrutan panpel di klub-klub kompetisi kasta teratas tanah air tersebut.

BOPI juga meminta PT LIB memberikan laporang tentang tiga bulan pertama perhelatan Liga 1 2019. Paling lambat operator kompetisi tersebut menyerahkannya pada 20 Agustus 2019.

Tak hanya itu, BOPI menginginkan panpel klub melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing. Ada pula peningkatan kualitas wasit, kampanye tentang pentingnya persaudaraan, sampai dengan hubungan yang harmonis antarsuporter.

"BOPI menyoroti secara khusus terhadap kualitas kepemimpinan wasit yang di beberapa contoh mengakibatkan kericuhan atau hampir terjadinya kerusuhan," kata ketua umum BOPI Richard Sam Bera.

Richard pun menyoroti tentang keputusan PSSI menunda laga leg kedua final Piala Indonesia. Duel ini mempertemukan PSM Makassar kontra Persija Jakarta yang seharusnya digelar pada 28 Juli namun diubah menjadi 6 Agustus 2019 di Stadion Andi Mattalatta.

"Segera selesaikan masalah ini dengan baik karena dapat berpotensi menimbulkan efek negatif kepada penyelenggaraan Liga 1," ucap mantan atlet renang tersebut.

Pernyataan senada juga diucapkan sekjen BOPI Suwardi Hasan. Ia menyebut seharusnya pertandingan Liga 1 2019, bisa menyatukan masyarakat Indonesia, bukan malah timbul perpecahan karena bentrok sejumlah oknum suporter.

"Kami meminta agar PT LIB dan PSSI lebih memerhatikan hal-hal yang sangat menentukan tersebut. Kami tak ingin ada keributan lagi. Kemudian kompetisi Liga 1 2019 bisa berjalan lancar dan menjadi hiburan berkelas bagi masyarakat luas," ucap Suwardi.

Hasil dari pertemuan tersebut disambut positif manajer kompetisi PT LIB, Asep Saputra. Menurutnya, pihaknya bakal menjalankan segala permintaan sesuai dengan arahan yang diberikan BOPI.

"Kami akan memerhatikan betul apa yang sudah disarankan oleh BOPI. Kami sadar, ada beberapa titik yang selama ini belum sempurna. Kami akan tingkatkan komunikasi dengan banyak pihak agar kompetisi bisa berjalan lebih ideal," tutur Asep.

Iklan
0