LIPUTAN AURELIUS BALAKOSA DARI SLEMAN
Winger Barito Putera, Gavin Kwan Adsit, mencetak brace alias dua gol untuk mengantarkan timnya mencuri satu poin dari genggaman tuan rumah, PSS Sleman, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (27/7).
Dua kali tertinggal dari gol PSS, Laskar Antasari kembali bisa menyamakan kedudukan melalui gol Gavin Kwan pada menit ketujuh dan 77' dengan proses hampir sama.
Luapan kegembiraan terlihat di bench pemain Barito Putera usai Gavin menaklukkan Ega Rizky untuk yang kedua kalinya. Pelatih Barito Putera, Yunan Helmi, larut dalam selebrasi bersama para pemain dan ofisial tim.
Gavin mengatakan, pertandingan lawan PSS merupakan laga yang sengit dan ketat, dengan saling menyerang dan membahayakan gawang masing-masing.
"Laga yang sangat melelahkan bagi kami. Cukup deg-degan di pertandingan hari ini (kemarin). Kami sempat tertinggal, lalu menyamakan gol. Di babak kedua, kami juga kebobolan terlebih dulu dan bisa menyamakan kedudukan untuk kedua kalinya," terang Gavin.
"Kedua tim saling serang. Pertandingan yang ketat dan saya harus bolak-balik naik turun, capek juga," lanjutnya.
Gavin sangat senang dengan kontribusi dua golnya, tim Barito Putera terhindar dari kekalahan atas tuan rumah PSS yang sebenarnya tampil liat dan memikat di semua lini.
"Rasa capek itu terbayar dengan hasil seri. Saya sangat senang bisa cetak dua gol. Walaupun imbang adalah hasil yang tidak kami mau, namun satu poin hasil yang saya dan teman-teman syukuri," katanya.
Dari tambahan satu angka, Laskar Antasari kini merangsek menjauhi zona degradasi dengan bertengger di posisi ke-13 dengan sembilan poin. Pemain berusia 23 tahun tersebut mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap fokus di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
"Satu poin yang sangat penting untuk Barito Putera. Bukan karena saya, tetapi karena semua pemain bekerja keras dan kebetulan saya hari ini (kemarin) cetak gol untuk tim. Pertandingan ke depan tim harus lebih baik lagi dan kami lebih improvisasi lagi untuk dapat tiga poin," pungkasnya.(gk-18)



