Berita Live Scores
Liga 2

Liestiadi: Pemain Persib Bisa Tambah Kekuatan Blitar Bandung United

08.39 WIB 14/08/19
Liestiadi - Blitar United
Di lain sisi, Liestiadi mengecam kepemimpinan wasit ketika tim besutannya bermain imbang melawan Persita.

Pelatih Blitar Bandung United Liestiadi merasa senang dengan kemungkinan bergabungnya sejumlah pemain Persib Bandung di putaran kedua Liga 2 2019. Hal itu diungkapkan Liestiadi setelah tim besutannya bermain imbang 4-4 melawan Persita Tangerang di Stadion Utama Sport Center Kelapa Dua kemarin.

Liestiadi mengutarakan, evaluasi dilakukan setelah Blitar United menjalani pertandingan tunda melawan PSGC Ciamis, Minggu (18/8). Liestiadi memberi sinyal menginginkan pemain baru dengan karakter bertahan seperti yang diperankan Achmad Jufriyanto dan Hariono di Persib.

“Putaran kedua pasti akan ada evaluasi, karena posisi kami ada di papan bawah. Jadi target kami bagaimana [posisi] naik di klasemen, dan yang penting menjauhi degradasi,” ujar Liestiadi.

“Secara lisan memang ada tiga pemain, tapi saya belum tahu. Mungkin pemain yang tidak dapat jam terbang di Persib A akan diturunkan kepada kami. Otomatis itu akan menambah kekuatan kami. Mudah-mudahan mereka sudah bisa dimainkan di putaran kedua.”

Liestiadi menambahkan, secara keseluruhan anak asuhnya mengalami kemajuan di tiap pertandingan. Hanya saja, hasil akhir tidak berpihak kepada mereka akibat keputusan wasit yang kerap merugikan timnya.

Liestiadi mencontohkan dua gol penyeimbang Persita di sepuluh menit terakhir melalui eksekusi penalti Diego Banowo dan tendangan keras Muhammad Toha. Liestiadi juga mempertanyakan keputusan wasit yang menganulir gol M Rezam Baskoro di injury time, karena dianggap berada dalam posisi off-side.

“Kami sempat unggul 2-0, lalu dibalas 2-2, kemudian unggul lagi 4-2. Penalti pertama saya akui layak. Tapi yang kedua, mudah-mudahan wasit jujur, karena dia bertanggung jawab ke akhirat. Yang terakhir, mungkin di pandangan saya tidak off-side, tapi pandangan wasit berbeda,” cetus Liestiadi.

“Penampilan kami sebetulnya ada peningkatan. Setiap main di kandang, saya selalu mengedukasi pemain untuk bekerja keras demi meraih kemenangan, bukan karena bantuan wasit. Tapi kalau kami main di luar, seperti di Cilacap, Sumatera, dan tadi [lawan Persita], kenapa bisa begitu? Kenapa wasit tidak bertanggung jawab untuk mengedukasi?”