GFX Hansi Flick Robert LewandowskiGetty Images

Efek Tanpa Robert Lewandowski? 45 Tembakan Bayern Munich vs PSG Berakhir Sia-Sia

Mungkinkah hasil pertemuan Bayern Munich dengan Paris Saint-Germain akan berbeda jika Robert Lewandowski bermain?

Sekarang kita cuma bisa berandai-andai, tetapi sulit menepis kenyataan bahwa Bayern sangat kehilangan sosok mesin gol andalan mereka itu.

Suratan takdir yang terasa kejam tak terelakkan bagi Bayern, dengan absensi Lewandowski datang di fase krusial musim. Sang striker diterjang cedera lutut dalam agenda internasional bersama Polandia, tepat sebelum Bayern menyongsong jadwal genting bulan ini.

Kendala fisik itu memaksa Lewandowski melewatkan dua pertandingan perempat-final Liga Champions melawan PSG.

Sementara Les Parisiens tampil efektif dengan serangan-serangan balik kilat memaksimalkan kecepatan tinggi Kylian Mbappe dan skill olah bola Neymar, Bayern menyia-nyiakan banyak kesempatan meski mendominasi alur permainan.

Eric Maxim Choupo-Moting, striker pelapis yang diturunkan pelatih Hansi Flick sebagai starter untuk menutup posisi Lewandowski, mencetak dua gol dalam dua leg versus mantan klubnya.

Eric Maxim Choupo-Moting FC Bayern Champions League 13042021Getty

Kendati demikian, kontribusinya di luar gol terbilang minimalis dan sekali lagi, mustahil untuk tidak membayangkan bagaimana performa Bayern akan jauh lebih tajam bersama si bomber utama.

Menghadapi PSG kandang dan tandang, Die Roten tercatat melepaskan total 45 tembakan.

Seperti dilansir Opta, statistik itu adalah yang tertinggi dalam dua leg laga di Liga Champions musim ini, setara dengan torehan Sevilla saat berjumpa Krasnodar di fase grup.

Jika membandingkan level lawan yang dihadapi, jelas Bayern jauh lebih bertaji mengingat oposisi mereka adalah PSG yang masuk kaliber kelas berat.

Dari 45 shot Bayern secara keseluruhan, 31 di antaranya tercipta pada bentrokan pertama di Allianz Arena pekan lalu saat Bayern takluk 3-2.

Hasil tersebut praktis menjadi kunci karena sepanjang sejarah turnamen tim-tim yang kalah 3-2 di kandang pada leg awal hanya memiliki kans tujuh persen untuk membalikkan keadaan.

Di Allianz Arena PSG sendiri hanya membuat enam tembakan, tapi lima di antaranya tepat sasaran dan tiga berbuah gol. Sementara, tidak sampai setengah tendangan Bayern akurat (12).

Saat ganti bertamu ke Parc des Princes, Rabu (14/4) dini hari WIB tadi, Bayern kembali bermain lebih dominan. Kali ini Mbappe dibikin majal, namun The Bavarians sendiri cuma melesakkan satu gol lewat Choupo-Moting dari 14 shot.

Tidak hanya penyia-nyiaan peluang oleh para pemain Bayern sendiri, ketangguhan kiper PSG Keylor Navas jelas mesti ikut diperhitungkan sebagai faktor penting.

Namun, sekali lagi, sang juara bertahan kini hanya dapat menerka-nerka, apa jadinya serentetan kans itu kalau Lewandowski bisa beraksi?

Iklan
0