Superstar Bayern Munich, Robert Lewandowski memenangkan penghargaan sebagai Pemain Terbaik Bundesliga musim ini.
Musim 2019/20 telah menjadi kampanye mengesankan lainnya bagi salah satu penyerang tertajam di Eropa dan menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam 11 laga beruntun di Bundesliga awal musim ini.
Lewandowski telah membobol setiap tim yang berlaga di kompetisi papan atas Jerman, selepas mencetak gol ke gawang Fortuna Dusseldorf untuk pertama kalinya pada pekan ke-29.
Mengoleksi 33 gol di liga sejauh ini, Lewandowski juga menempatkan dirinya sebagai favorit peraih titel topskor Bundesliga untuk keempat kalinya dalam lima musim terakhir.
Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho berada di urutan kedua, dengan bintang muda Bayer Leverkusen, Kai Havartz di posisi ketiga, dalma daftar yang dipilih oleh fans dan pakar.
Timo Werner, Amine Harit, Erling Haaland dan Serge Gnabry juga masuk dalam nominasi yang didominasi oleh Lewandowski dengan meraup 50 persen suara.
Bayern memastikan titel Bundesliga musim ini pada awal bulan dan masih berpeluang menambahnya dengan DFB-Pokal dan Liga Champions untuk mewujudkan mimpi treble.
Dianggap telah berada dalam puncak kariernya, striker internasional Polandia itu merasa masih bisa mencapai prestasi lebih lagi meski telah memasuki usia 31 tahun.
"Saya belum berada dalam periode terbaik dalam karier. Segera. Namun ini semua hanyalah angka," katanya kepada France Football.
"Saya yakin momen terbaik dalam karier saya akan datang sesegera mungkin. Saya tahu ini bukan kontrak terakhir saya. Saya ingin bermain lebih lama dan tetap bugar."
"Saya memiliki semua waktu di depan untuk memikirkan masa depan, namun saya merasa sangat baik. Saya akan merayakan ulang tahun ke-32 pada Agustus mendatang, namun itu tidak berarti bahwa saya merasakan usia ini."
"Bagi saya, tidak masalah dalam hal yang semua saya lakukan, keterlibatan saya di dalam dan luar sepakbola. Apa yang saya inginkan tidak hanya tetap berada di level atas selama dua atau tiga tahun ke depan, saya melihat jangka panjang."
"Saya bahkan tidak memikirkan Ballon d'Or, bahkan jika, dalam hidup saya, saya percaya bahwa segala sesuatu mungkin terjadi."


