Mikael Silvestre Manchester UnitedGetty Images

Legenda Manchester United Mikael Silvestre Pernah Nyaris Gabung Liverpool

Mantan bintang Manchester United, Mikael Silvestre, menyatakan betapa dirinya pernah nyaris bergabung ke Liverpool dari Inter Milan di awal kariernya, ketika dikontak secara pribadi oleh Gerard Houllier.

Silvestre menikmati kariernya yang sukses besar selama dua dekade, terutama ketika memperkuat United besutan Sir Alex Ferguson.

Mantan pemain tim nasional Prancis itu mencatatkan 353 penampilan untuk The Red Devils antara 1999 dan 2008, dengan memenangkan total sepuluh trofi, termasuk empat Liga Primer Inggris, satu Piala FA, dan satu Liga Champions.

Silvestre kemudian bermain untuk Arsenal, Werder Bremen, Portland Timbers, dan Chennaiyin FC sebelum gantung sepatu pada 2014. Ia nyaris saja memiliki kesempaan bermain untuk Liverpool, tapi memilih arah yang berbeda ketika meninggalkan Inter di usia 21 tahun.

"Marcello Lippi tiba di Inter dan merekrut wing-back lain, Grigoris Georgatos, yang sedikit lebih tua dari saya," ujar Silvestre kepada FourFourTwo

"Waktu bermain saya kurang dan saya ingin bermain. Gerard Houllier pernah menjadi pelatih saya di level muda di Prancis, jadi kami saling kenal dengan baik, dan ia menelpon saya untuk bertanya apakah saya ingin bergabung ke Liverpool."

"Ia mengatakan dia ingin saya bermain sebagai bek kiri untuk mereka, dan persaingan ada di sana, saya berada dalam posisi yang bagus untuk memulai sebagian besar pertandingan."

Silvestre kemudian menjelaskan kenapa dirinya memilih untuk menolak pindah ke Liverpool dan justru bergabung ke klub rival.

"Alex Ferguson menelpon saya beberapa hari kemudian untuk mendaftarkan minatnya," ujar Silvestre lagi.

"Pilihan mudah dibikin, karena United baru saja memenangkan treble. Sir Alex berkata, 'Anda akan bermain sebagai bek kiri dan bek tengah--saya membutuhkan Anda untuk kedua posisi itu'."

Silvestre bercerita kalau ia pernah menjalani debut United lawan Liverpool, namun dia menegaskan tidak ada permusuhan antara dirinya dan Houllier ketika bertemu secara langsung.

"Saya ingat bahwa saya tiba di Manchester pada Kamis dan Sabtu saya sudah memainkan pertandingan pertama saya, di Anfield, melawan Liverpool!" ujar pria berusia 42 tahun itu.

"Itu gila. Saya bahkan tidak mengenal rekan-rekan satu tim atau berbicara bahasa dengan bagus. Di hari pertandingan, saya mengobrol singkat dengan Houllier, yang bertanya sambil bercanda kepada saya, 'Mengapa Anda tidak bergabung dengan kami?' Tapi, ia bilang memahami pilihan saya."

Iklan
0