Legenda timnas Indonesia Anjas Asmara melontarkan kritik pedas terhadap kinerja PSSI. Menurutnya, federasi sepakbola Tanah Air tersebut tak becus dalam menjalankan tugasnya.
Anjas mengatakan timnas Indonesia tidak dapat meraih prestasi karena PSSI bekerja kurang maksimal. Padahal, ia merasa kualitas skuad Merah Putih tak kalah dengan negara lain.
Bahkan, Anjas menyebut pada saat masih menjadi pemain timnas Indonesia menghadapi lawan-lawan dari negara besar. Kini, pasukan Garuda tidak dapat melakukannya.
“Ini PSSI bobrok sekali. Kita tidak ada di Asia sudah lama. Dahulu itu tim-tim Eropa, tim top dunia main di GBK ketemu kita," kata Anjas dalam acara diskusi sepakbola yang diadakan We Are Football Family di Pancoran Soccer Field, Jakarta, Senin (6/2/).
"Sekarang PSSI undang tim bola entah dari negara mana, tidak ada di peta. Masa kita seperti sekarang seperti ini,” pria berumur 70 tahun tersebut menambahkan.
Selain itu Anjas menyatakan orang-orang yang berada di PSSI tidak paham sepakbola. Maka dari itu ia berharap ada perubahan agar timnas Indonesia dapat berprestasi.
"Saya lihat berbondong-bondong mau jadi pengurus PSSI tapi mereka pikir gajinya saja tidak pikir prestasi. Pikirkan masyarakat Indonesia, jangan buat kecewa,” ucapnya.
Saking kesalnya, Anjas meminta PSSI dibubarkan saja. Ia menilai organisasi tersebut layaknya kerajaan sehingga orang yang berada di sana dari dahulu sampai sekarang tidak berubah.
“Kenapa saya minta bubarkan PSSI karena PSSI dari hulu sampai hilir orangnya itu-itu saja. Asprov lah, Exco lah, sepertinya mereka cari gaji bukan prestasi. Seperti ada kerajaan di situ seperti Ferry Paulus, Yunus Nusi, Iwan Budianto, Juni Rachman, kondisi seperti ini tidak ada prestasinya.”
