Berita Live Scores
Atlético Madrid

Legenda LaLiga Spanyol: Luis Garcia

07.26 WIB 11/07/19
Luis Garcia Barcelona
Eks bintang Barcelona, Atletico Madrid dan Liverpool ini membicarakan bagaimana pesepakbola beradaptasi setelah pensiun.

Pensiun dari sepakbola menghadirkan tantangan dan perubahan luar biasa bagi pesepakbola, demikian klaim mantan gelandang Barcelona dan Atletico Madrid Luis Garcia, yang juga menegaskan, membantu mengirimkan pesan yang digaungkan sepakbola Spanyol membuat perasaan hebat itu tetap terjaga. 

Ketika rutinitas harian berlatih dan membela tim di atas lapangan tidak lagi dilakukan, Anda harus melakukan sesuatu untuk mengisi waktu. Begitulah yang dikatakan duta LaLiga berusia 40 ini. 

"Anda melakukan hal yang sama selama 20 tahun kemudian secara tiba-tiba berhenti. Lalu Anda akan memikirkan apa yang harus dikerjakan berikutnya," kata Garcia. 

"Sebelumnya Anda punya rutinitas bangun pagi, berlatih, makan dan beristirahat. Saya juga merindukan senda gurau di kamar ganti dan suasana kompetitif di atas lapangan. Anda harus mencari hal itu dengan cara lain. Beberapa orang menjajal lari maraton atau bermain golf. Tetapi Anda tidak akan merasakan hal yang biasa dihadirkan sepakbola," ujarnya. 

Lahir di kota Catalan, Badalona, pada 1978, Garcia mencul dari akademi top La Masia dan melakukan debut LaLiga bersama Valladolid dengan status pinjaman sebelum kembali ke tim utama di Camp Nou. 

Gelandang pintar yang punya 20 caps di level internasional untuk Spanyol ini juga pernah memperkuat Tenerife dan Racing Santander, dan sempat berpetualang di Inggris, India, Yunani, Meksiko dan Australia

Sekarang Garcia adalah salah satu duta LaLiga, sebuah tugas yang dianggapnya mengemban tanggung jawab besar namun bisa dinikmati.

"Menjadi duta LaLiga bagi mantan pemain adalah sebuah kehormatan, sekaligus sebuah tanggung jawab," bukanya. 

"Hal terpenting adalah mengenalkan nilai dan filosofi yang diusung LaLiga ke segenap penjuru dunia. Terasa fantastis ketika mengikuti even nonton bareng El Clasico. Kali pertama saya mengikutinya di Delhi dengan 12.000 fans. Menikmati pertandingan dengan cara seperti itu sungguh luar biasa, sementara mereka senang bisa menhabiskan waktu bersama mantan pemain LaLiga dan mendengarkan cerita karier dari kami."

Proyek duta LaLiga telah membantu sepakbola Spanyol melewati Liga Primer Inggris sebagai liga paling populer di dunia.

"LaLiga adalah pionir program duta," lanjutnya. 

"Duta kami telah mengunjungi Asia, Afrika, Amerika Selatan dan banyak negara. Anda sekarang bisa melihat penikmat LaLiga di dunia semakin banyak. Kantor LaLiga di Asia dan Amerika Serikat adalah aset hebat lainnya. Kompetisi ini terus berkembang."

Lusi Garcia tidak henti mengikuti perkembangan LaLiga karena juga bekerja sebagai pandit di sebuah stasiun televisi internasional. 

"Berada di hadapan kamera dengan cara yang lain terasa berbeda dan tidak mudah," lanjutnya. 

"Jujur saja, hubungan pemain dengan media tidak selalu berjalan mulus. Tetapi sekarang Anda ada di sisi lain dan harus mengatakan apa yang dilihat. Itu tidak mudah karena Anda mengetahui apa yang dirasakan di sisi lain. Tetapi untuk melakukannya dengan benar, Anda memang harus berani mengatakan pendapat."

Garcia juga menyempatkan diri untuk mengikuti kursus UEFA soal bisnis sepakbola. "Ini bukan soal melatih, tetapi tentang sisi lainnya di sepakbola, jauh dari lapangan," ujarnya. 

"Terasa seperti kembali ke sekolah. Mereka memberikan pandangan berbeda soal sepakbola. Ketika jadi pemain, Anda bermain lalu pulang ke rumah. Anda tidak memikirkan soal logistik, keamanan, ticketing, marketing. Jadi Anda mempelajari hal-hal seperti itu."

Sudah tiga tahun berlalu sejak Luis Garcia pensiun dari sepakbola tetapi hubungannya dengan sepakbola dan LaLiga justru semakin kuat.