Frederic Kanoute Enterprise Europa LeagueEnterprise

Legenda LaLiga Spanyol: Frederic Kanoute

Frederic Kanoute tidak pernah henti menyerukan sikap rendah hati sebagai salah satu elemen penting untuk semua pesepakbola muda. 

Lahir di Prancis, mantan penyerang timnas Mali ini berhasil mengoleksi 89 gol dari 209 pertandingan LaLiga untuk Sevilla. Delapan trofi dia angkat selama tujuh musim berpetualangan di Andalusia, termasuk dua Copa del Rey dan dua Piala UEFA.

Bahkan setelah menggantungkan sepatu, Kanoute tetap dipuja oleh publik Estadio Ramon Sanchez Pizjuan dan pemerhati sepakbola dari seluruh penjuru dunia. Kanoute mengatakan, tidak menyerah dalam memburu kejayaan adalah kunci sukses dalam sepakbola. 

"Pesan saya untuk para pemain muda adalah jaga kepercayaan diri, tekad, ketahanan dan rendah hati," ujarnya. 

Frederic Kanoute SevillaGetty

"Terkadang hal paling berbahaya dalam karier adalah ketika kalian merasa sudah cukup piawai. Kalian harus tetap rendah hati dan terus bekerja keras."

Kanoute berkostum Sevilla pada 2005 dari tim Liga Primer Inggris Tottenham Hotspur dan kedatangannya merupakan awal dari sebuah era keemasan klub raksasa Andalusia tersebut. 

"Ketika datang, saya tidak terlalu banyak berharap," lanjutnya. 

"Sebelum 2005, Sevilla bukan tim yang gemar mengoleksi trofi di Eropa. Dari tahun pertama kami terus menang di level domestik atau Eropa. Saya datang dengan harapan besar dan kepercayaan bisa memberi kontribusi positif."

"Tetapi yang terjadi kemudian benar-benar di luar ekspektasi dan itu bagus."

Penyerang mematikan namun tidak egois ini punya sikap positif yang mampu mencuri hati para suporter Sevilla. 

"Saya selalu bahagia ketika membaca atau mendengar fans Sevilla mengatakan hal-hal bagus tentang saya," ujarnya. 

"Sevilla adalah kota yang begitu berarti untuk saya. Sevilla adalah kota dan klub di mana saya banyak meraih sukses dan anak-anak saya besar di sini."

Frederic Kanoute - LaLiga Legends SevillaLaLiga

Pemenang Pemain Terbaik Afrika 2007 ini mencetak 23 gol dari 28 pertandingan untuk Mali, negara orangtuanya. Setelah meninggalkan Sevilla pada 2012, Kanoute menghabiskan dua musim di klub TIongkok Beijing Guoan kemudian pensiun untuk menghadbiskan waktu bersama keluarga sekaligus fokus pada pengembangan sepakbola di Afrika. 

"Setiap momen bersama anak saya adalah anugerah indah yang selalu saya syukuri," ujarnya. "Saya juga senang bekerja bersama Kanoute Foundation. Kami fokus membantu anak-anak yatim piatu dan yang tidak beruntung di Mali."

"Proyek terbesar kami diisebut Sakina Children's Village, di mana kami mengurus anak-anak yatim-piatu dan mengurus segala kebutuhan dan pendidikan mereka. Di sana ada ibu angkat, pusat pelatihan dan pusat kesehatan."

"Sekarang tercatat lebih dari 65 anak tinggal di sana. Beberapa di antara mereka sudah pergi karena sudah cukup dewasa dan siap menghadapi kehidupan. Inilah tantangan dan kemenangan terbesar dalam kehidupan saya. 

Frederic Kanoute - LaLiga Legends SevillaLaLiga

Sosok berusia 41 ini sekarang juga bekerja sebeagai duta LaLiga dengan menghadiri acara-acara resmi di seluruh dunia yang membuka kesempatan baginya untuk bercerita, berbagi pengalaman dan cinta sepakbola Spanyol dengan suporter LaLiga.

"Mewakili LaLiga ke seluruh dunia adalah pengalaman bagus untuk saya," katanya. 

"Saya menikmati sejumlah perjalanan budaya yang menarik di seluruh dunia. Sangat mudah membicarakan LaLiga karena kompetisi ini yang terbaik di dunia."

"Kualitas para pemain dan timnya terbukti di kompetisi Eropa di setiap tahunnya dan itulah mengapa secara global fans LaLiga terus meningkat.

Iklan
0