Striker Leeds United, Patrick Bamford, mengungkapkan bahwa manajer Marcelo Bielsa menuntut peran lebih banyak dari seorang pemain depan.
Menurut Bamford, gol yang dicetak oleh striker bukanlah segalanya bagi Bielsa. Tapi, pelatih asal Argentina itu menggojlok para penyerang di timnya untuk memiliki kemampuan bertahan sejak di wilayah pertahanan lawan.
Meski begitu, Bamford tetap mampu tampil subur musim ini. Musim pertama Leeds di Liga Primer Inggris dalam 16 tahun terakhir.
Bamford telah mengemas 12 gol di EPL. Pemain asal Inggris itu menempati urutan keenam daftar top skor sementara, unggul satu gol dari pencetak gol terbanyak musim lalu, Jamie Vardy.
Terkini, Bamford menyumbangkan satu gol dalam kemenangan Leeds atas Crystal Palace dengan skor 2-0, awal pekan ini. Tambahan satu sekaligus menggenapkan jumlah gol striker berusia 27 tahun itu menjadi 100 sepanjang kariernya di level klub.
“Berlari tanpa henti adalah yang pertama dan terpenting. Anda harus memberikan 100 persen,” ucap Bamford.
“Tugas pertama sebagai striker adalah bertahan. Anda harus memulai dengan tekanan kepada lawan.”
“Ini sangat menuntut fisik yang prima dan saya tidak bisa melakukannya selama 90 menit, jadi saya harus ‘beristirahat’ sebentar dengan berjalan.”
Tapi semua itu terbayar dan dia telah mengembangkan saya menjadi orang dan pemain yang lebih kuat,” pungkasnya.
Sepakbola tempo tinggi memang jadi khas Bielsa. Memang, jumlah gol Leeds di EPL musim ini (38) terbaik kelima [bersama Chelsea], namun pertahanan mereka bocor dengan jumlah kebobolan yang sama.
Leeds kini berada di posisi kesepuluh klasemen sementara dengan koleksi 32 poin. Terdekat, The Whites akan menghadapi Arsenal di Stadion Emirates, Minggu (14/2).




