Lazio fansGetty Images

Lazio Protes Gagasan Pakar Kesehatan Sekaligus Fan AS Roma Soal Pembatalan Serie A Musim Ini

Lazio, melalui juru bicara mereka, Arturo Diaconale mendesak agar Giovanni Rezza fokus pada profesinya sebagai ilmuwan untuk menemukan obat bagi virus corona ketimbang mengurusi nasib Serie A musim ini.

Rezza, yang terungkap identitasnya sebagai penggemar AS Roma, sebelumnya menentang gagasan untuk kembali melanjutkan Serie A musim 2019/20 yang ditangguhkan tanpa batas waktu sejak bulan lalu karena pandemi COVID-19.

Sang pakar kesehatan yang juga merupakan direktur departemen pengendalian penyakit menular Italia justru meminta agar kampanye musim ini dibatalkan agar memutus rantai penyebaran virus yang sudah membuat Italia dalam kondisi darurat dan kini dalam masa lockdown sampai 3 Mei.

"Sepakbola adalah olahraga yang penuh dengan kontak fisik sehingga ada risiko transmisi. Seseorang meminta untuk memonitor para pemain, dengan melakukan tes hampir setiap hari,” kata Rezza, Senin (13/4) kemarin.

"Bagi saya itu terlihat sedikit dipaksakan, ditambah lagi kita hampir masuk bulan Mei. Saya ini adalah suporter Roma, jadi saya akan meminta musim ini untuk dibatalkan!"

"Jika saya harus memberi saran teknis, itu pasti takkan menguntungkan satu pihak dan saya pikir komite teknik dan sains akan sepakat. Akan tetapi, politik lah yang nanti akan menentukan."

Doucore yang mendengar ide Rezza, terlebih mengetahui latar belakangnya sebagai fan Roma yang merupakan rival Lazio, langsung melontarkan kritikan pedas.

"Terkadang menjadi penggemar sepakbola  juga mempengaruhi para ilmuwan dan pemikiran mereka," sindirnya melalui laman Adnkronos.

"Mereka adalah para ahli yang akan jauh lebih berguna apabila, alih-alih menganggap diri mereka paham akan sepakbola, menemukan cara untuk secara efektif memberantas virus."

"Ilmuwan adalah ilmuwan, bukan fans. Gagasan mereka akan diterima, jika tidak memicu kontroversi dalam dunia sepakbola, dengan mencurahkan seluruh energi mereka untuk menemukan obat atau vaksi yang dapat menghentikan infeksi."

Iklan
0