Lazio akan menghadapi persidangan di pengadilan Italia setelah didakwa melanggar protokol COVID-19, menurut Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Selasa (17/2).
Setelah investigasi adanya kasus tes positif di klub pada Oktober dan November lalu, jaksa federal memutuskan untuk membawa presiden klub Lazio Claudio Lotito dan dua staf medis ke pengadilan.
Mereka dituduh atas dugaan pelanggaran terhadap regulasi federal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, sesuai keterangan yang dirilis oleh FIGC.
FIGC tidak memberikan perincian tentang kemungkinan sanksi yang dijatuhkan, namun jika terbukti bersalah, Lazio bisa terkena sanksi yang beragam mulai dari denda hingga pengurangan poin, atau bahkan pencoretan dari Serie A.
Lazio dituduh sengaja tidak memberi tahu otoritas kesehatan setempat ketika delapan staf mereka dinyatakan positif COVID-19 pada akhir Oktober, pada malam menjelang pertandingan Liga Champions di Belgia lawan Club Brugge, kemudian pada awal November, sebelum pertandingan Liga Champions lainnya di Rusia versus Zenit.
UEFA mewajibkan semua pemain dan staf klub menjalani tes virus corona sebelum berlaga di Eropa. Setidaknya satu pemain Lazio terbukti positif dalam tes yang diadakan UEFA namun negatif ketika mengikuti tes dari Serie A pada periode yang sama.
Pernyataan FIGC tidak menjelaskan apakah hasil tes positif telah dikembalikan oleh pemain atau karyawan klub lainnya.
Federasi Italia itu juga mengkritik Lazio karena tidak mencoret tiga pemain mereka dari sesi latihan skuad pada 3 November, meski pun sehari sebelumnya dinyatakan positif COVID-19.
Lazio juga disebut menurunkan pemain di Serie A yang seharusnya menjalani wajib isolasi tanpa gejala, setidaknya selama 10 hari.
FIGC mengatakan tuduhan itu didasarkan pada pemain yang tampil untuk Lazio dalam kemenangan atas Torino pada 1 November dan satu pemain lainnya ambil bagian dalam partai kandang melawan Juventus pada 8 November.
Meski pun FIGC tidak merinci siapa pemain yang dimaksud, salah satunya kemungkinan adalah Ciro Immobile, pencetak gol terbanyak Serie A musim lalu.
Immobile tidak bisa tampil di Liga Champions berdasarkan hasil tes UEFA, namun Lazio tetap menurunkannya di Serie A melawan Torino pada 1 November, setelah tes lebih lanjut dilakukan di bawah protokol Serie A.
Seorang juru bicara Claudio Lotito, presiden Lazio, kemudian mengatakan kasus tersebut lebih mengenai "interpretasi yang berbeda" dari aturan COVID-19 dalam sebuah pernyataan.
"Ini adalah masalah terkait dengan interpretasi yang berbeda dari aturan Covid-19, baik dalam hal kewajiban untuk berkomunikasi dengan otoritas kesehatan setempat dan interpretasi tentang bagaimana menerapkan parameter tertentu dari protokol medis," kata juru bicara Lotito, Roberto Rao.
"Kami menunggu konfirmasi tanggal sidang di hadapan pengadilan federal. Kami percaya pada keadilan olahraga, yang akan membuat rekonstruksi acara yang benar dan mengakui klub sama sekali tidak ada hubungannya dengan tanggung jawab apa pun."




