Sabri Lamouchi tidak lagi menjabat sebagai pelatih tim nasional Tunisia, demikian dilaporkan jurnalis Romain Molina. Pelatih asal Prancis berusia 54 tahun itu dipecat setelah kekalahan telak 5-1 dari Swedia di Piala Dunia.
Molina adalah jurnalis olahraga Prancis yang menulis untuk The Guardian, The New York Times, BBC, dan CNN. Lamouchi dianggap bertanggung jawab atas kekalahan telak melawan Swedia.
Tunisia mengalami kekalahan telak dari negara Eropa tersebut pada Minggu malam. Di tim Afrika itu, Omar Rekik, saudara laki-laki mantan pemain internasional Oranje Karim yang lahir di Den Haag, ditempatkan sebagai bek tengah.
Rekik mencetak gol untuk Tunisia dan tidak menahan diri saat diwawancarai oleh DPA setelah pertandingan.
“Ini memalukan bagi kami sebagai tim dan bagi seluruh Tunisia. Setelah penampilan buruk ini, kami harus menatap diri kami sendiri di cermin.”
“Kami harus terlebih dahulu mengkritik diri sendiri dan berusaha memperbaiki kesalahan kami. Kami berjanji kepada semua orang bahwa kami akan berusaha sebaik mungkin dan melakukan segala upaya untuk tampil lebih baik,” kata Rekik. Asosiasi Sepak Bola Tunisia telah memutuskan untuk memecat Lamouchi secara langsung.
Tunisia akan bertanding melawan Jepang pada Minggu mendatang dan menutup fase grup pada 26 Juni dengan pertandingan melawan Belanda.
