Lautaro Martinez dilaporkan sudah meminta maaf kepada Antonio Conte usai dirinya ngamuk saat diganti dalam duel antara Inter Milan dan AS Roma, Kamis (13/5) dini hari WIB.
Striker muda asal Argentina itu terlihat berdebat sengit dengan Conte usai ditarik keluar pada menit ke-77, dalam laga yang akhirnya dimenangkan oleh Nerazzurri dengan skor 3-1.
Lautaro sebenarnya bermain sebagai pemain pengganti di partai itu, masuk untuk menggantikan Alexis Sanchez yang cedera pada menit ke-35. Tapi penampilannya kurang memuaskan Conte sehingga hanya bertahan selama 42 menit di lapangan.
Pemain berusia 23 tahun itu bahkan tampak menendang botol air di pinggir lapangan ketika hendak menuju bangku cadangan di Giuseppe Meazza dan Conte lantas meneriakinya.
"Tunjukkan respek! Dengan siapa Anda marah? Jangan pernah bereaksi seperti ini lagi," teriak Conte kepada Lautaro seperti yang dilansir oleh Sky Sport Italia.
Asisten Conte, Cristian Stellini menjelaskan sikap Lautaro selepas pertandingan. Meski menilai tidak sepatutnya dilakukan oleh seorang profesional, namun Stellini menekankan bahwa situasi tim tetap kondusif karena tidak akan membiarkannya berlarut-larut.
"Itu hal yang juga pernah terjadi pada saya 14 tahun lalu ketika Conte menjadi pelatih saya dan saya masih bermain. Ia mengganti saya setelah hanya bermain 20 menit," ujar Stellini.
"Itu adalah contoh mentalitas yang ingin kami lihat. Kalau pun hasilnya sudah aman, kami berharap semua pemain memberikan usaha yang maksimal."
"Saat itu, Lautaro tidak bermain dengan standar yang tepat dan kami menginginkan pemain yang selalu fokus penuh. Beberapa hal ada di lapangan, semuanya sudah berlalu dan kami menatap ke pertandingan berikutnya."
La Gazzetta dello Sport mengabarkan bahwa Lautaro sudah meminta maaf tidak hanya pada Conte tapi juga rekan-rekan setimnya dan atmosfer klub sudah kondusif.


