Lautaro Martinez akhirnya buka suara untuk menanggapi rumor mengenai masa depannya di Inter Milan, dengan terus mendapat godaan dari Barcelona.
Di bawah arahan Antonio Conte, pemain 22 tahun asal Argentina itu berkembang sepanjang musim 2019/20, mampu menutupi lubang yang ditinggalkan Mauro Icardi.
Bersama Romelu Lukaku, Lautaro membentuk duet mematikan bagi Nerazzurri. Secara pribadi, ia telah bermain sebanyak 31 kali di Serie A musim ini dengan membukukan 13 gol dan lima assist.
Maka tak heran, namanya kemudian menjadi sorotan media dan masuk radar beberapa klub papan atas Eropa, dan Barcelona menjadi yang terdepan menginginkannya kendati sejauh ini cukup sulit mendapatkan pemain yang memiliki klausul rilis sebesar €111 juta tersebut.
Belakangan, performa Lautaro menunjukkan penurunan hingga sempat mengalami paceklik gol selepas kompetisi bergulir kembali pascajeda COVID-19. Banyak yang meyakini fokusnya terpecah gara-gara rumor transfer menuju Barcelona, namun itu dibantahnya.
"Saya adalah anak laki-laki yang selalu berjuang, untuk target pribadi, tim dan juga kebahagiaan fans" katanya seperti dikutip Football Italia, jelang Inter melawan Fiorentina di Giuseppe Meazza, Kamis (23/7) dini hari WIB.
"Saya selalu berusaha memberikan 110 persen untuk klub ini, untuk semua orang yang mencintai klub ini dan juga untuk jersey Inter."
Lautaro juga tak lupa untuk memberikan apresiasi kepada Conte yang telah membantunya berkembang hingga mencapai titik saat ini.
"Conte memberi saya kepercayaan diri. Itu adalah hal yang sangat penting dan mendasar, karena ia bekerja meningkatkan mentalitas setiap pemain," lanjutnya.
"Saya sangat mengapresiasinya, setiap hari ia membuat kami semua sebagai pemain berkembang."
Selain Barcelona, belakangan Manchester City juga siap menggelontorkan dana besar untuk memboyong Lautaro dan memproyeksikannya sebagai suksesor Sergio Aguero di Etihad Stadium.




