Latihan PSMS Medan Tanpa Peter Butler

Komentar()
Doni Ahmad
Suharto hanya menggelar latihan peningkatan kebugaran sambil menunggu kehadiran Butler.


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   

PSMS Medan kembali menggelar latihan di Stadion Kebun Bunga setelah diliburkan selama sepuluh hari sebagai persiapan menghadapi PSIS Semarang di Liga 1 2018 pada 12 September.

Namun sesi latihan ini tidak diikuti pelatih Peter Butler yang sedang pulang kampung. Selain itu, enam pemain lainnya, Dhika Bhayangkara, Reinaldo Lobo, Frets Butuan, Marko Kabiay, Choiril Hidayat, Firza Andika dengan alasan berbeda.

“Ada enam pemain absen. Semua sudah ada izinnya ke pelatih. Dika persiapan menikah, Frets pesawat delay, Firza di timnas U-19, Lobo masih sakit. Tapi kami harapkan segera gabung,” jelas asisten pelatih Suharto AD.

Suharto mengutarakan, kebugaran pemain mengalami penurunan pascalibur lebih dari satu pekan. Di samping mengembalikan kebugaran pemain, persiapan menghadapi Liga 1 juga akan diwarnai laga uji coba.

“Kami melihat kebugaran anak-anak setelah kembali liburan memang tidak terlalu bagus. Tapi itu yang akan coba kami tingkatkan beberapa hari ke depan. Yang jelas ini program dari coach Butler,” bebernya.

“Sejauh ini apa yang kami lakukan dari beliau. Ke depannya akan ada uji coba. Untuk sementara sambil menunggu beliau pulang, kami masih fokus ke kebugaran. Kami juga masih meningkatkan bagaimana strategi bermain.” (gk-71)

 

 

Stefano Lilipaly pemain No.10 terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini? Fano terbukti menjadi pemain yang paling bersinar untuk Indonesia pada #AsianGames2018 kali ini dengan menyumbangkan tiga gol dan empat assist selama empat kali penampilan penuh di fase grup. Pemain posisi No.10 memang diuntungkan dalam komposisi taktik yang diusung Luis Milla. Pada SEA Games tahun lalu, Septian David Maulana bersinar kala dimainkan di posisi ini. Bermain di belakang penyerang tunggal, Septian menjadi penampil terbaik Merah-Putih dengan menyumbangkan tiga gol dan dua assist. Kini, fungsi itu diambil alih oleh Lilipaly. Pemain kelahiran Belandai ini tak asing dengan peran serupa karena sejak Piala AFF 2016 telah ditugasi di posisi yang sama oleh Alfred Riedl. Bahkan, Fano sempat dimainkan sebagai penyerang palsu ketika menghadapi Palestina. Namun, posisi terbaik Fano ada pada No.10. Menghadapi Uni Emirat Arab, gelandang Bali United itu kembali diandalkan sebagai tumpuan Milla guna mengantarkan Indonesia ke babak selanjutnya. #AyoIndonesiaBisa #EmasUntukIndonesia @clearindonesia

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Kapan Undian Babak Grup Liga Champions 2018/19?
2. Dikritik Karena Kalahkan Jepang, Pelatih Vietnam U-23 Marah
3. Kaka: DNA Milan Telah Kembali!
4. Debut Cristiano Ronaldo Torehkan Rekor Penonton Televisi Di Italia
5. Jersey Motif Karpet Ini Justru Laris Manis
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

Artikel Selanjutnya:
PS TIRA Resmikan Dua Pemain Asing Anyar
Artikel Selanjutnya:
Pep Guardiola: Laga Di Old Trafford Tidak Tentukan Perburuan Gelar
Artikel Selanjutnya:
Kongres PSSI Diwarnai Demo, Satu Suporter Diamankan Polisi
Artikel Selanjutnya:
Disindir Edy Rahmayadi Untuk Jadi Ketum PSSI, Umuh Muchtar: Jangan Saya
Artikel Selanjutnya:
Edy Rahmayadi Mundur Dari Ketum PSSI
Tutup