OLEH DONNY AFRONI & MUHAMMAD SHOLIHIN
Pelatih fisik Persib Bandung Yaya Sunarya menyebutkan latihan tim tidak berjalan maksimal kemarin, karena mereka kesulitan mendapatkan lapangan menjelang duel melawan PSM Makassar, Minggu (15/10).
Awalnya Persib ingin menggunakan Lapangan Karebosi, namun sedang dipakai untuk kegiatan turnamen. Persib pun akhirnya berlatih di lapangan futsal, sehingga mereka tidak bisa menyiapkan taktik dengan baik yang akan digunakan di pertandingan nanti.
“Ada minus dan plusnya. Kami berusaha memaksimalkan latihan, bagaimana pemain menerima materi yang kami berikan. Ini yang palung penting. Menu latihan masih taktikal, dan bagaimana kami melakukan counter [serangan balik],” ujar Yaya.
Latihan itu ditujukan untuk meredam permainan agresif PSM. Menurut Yaya, PSM memiliki dua pemain berbahaya di sektor tengah, yakni Wiljan Pluim dan Marc Klok yang memiliki daya jelajah, dan bisa merusak pertahanan lawan melalui through pass satu-dua. Mereka dinilai sebagai roh permainan PSM.
“PSM memiliki Klok dan Pluim yang kuat, mereka adalah jantung permainan lini tengah PSM, sangat agresif, dan kami tengah mencari cara untuk mematikan gerakan dua pemain ini,” ungkap Yaya.
“Kekurangan mereka akan menjadi motivasi buat kami, agar bisa mencari celah, karena mereka pasti akan tampil mati-matian nanti. Kami sedikit demi sedikit membenahi diri.” (gk-69)

