Bintang timnas Indonesia Pratama Arhan, sudah menjalani latihan perdananya bersama Tokyo Verdy, pada Rabu (23/3). Ia menyebut ingin cepat beradaptasi dengan keadaan di Jepang.
Sebetulnya, Arhan sudah tiba di Jepang sejak Kamis (17/3). Akan tetapi, pesepakbola berusia 20 tahun tersebut tidak bisa langsung dengan rekan setimnya karena mesti melakukan karantina mandiri.
Karantina mandiri tersebut dilakukan untuk pencegahan Arhan membawa virus corona. Mengingat, ia bertemu banyak orang saat melakukan perjalanan dari Indonesia ke Jepang.
"Saya akan memperbaiki kondisi mulai sekarang. Jepang sangat dingin. Saya senang dengan salju pertama," kata Arhan, dikutip akun Twitter media Jepang @EG_shuto2.
Tokyo Verdy menjadi klub luar negeri yang pertama dibela Arhan. Namun, eks pemain PSIS Semarang itu langsung mematok target tinggi dengan kesebelasan tersebut.
"Saya ingin tumbuh secara pribadi dan saya ingin bekerja sama sebagai tim untuk pergi ke J1," ucap pria kelahiran Blora, Jawa Tengah tersebut.
Arhan mesti berjuang keras dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk menembus skuad inti Tokyo Verdy. Bila tidak, ia bakal menjadi penghangat bangku cadangan saja di klub tersebut.
Terdekat Tokyo Verdy akan menghadapi Montedio Yamagata pada lanjutan J2 League. Arhan kemungkinan besar belum diberi kesempatan bermain dalam pertandingan itu.
Butuh waktu yang lebih panjang buat Arhan menunjukkan kualitasnya. Ia butuh untuk mengembalikan kondisi fisiknya dan memahami pola bermain di Tokyo Verdy.
Saat ini Tokyo Verdy menempati posisi ketiga klasemen J2 League. Pasukan Hideki Nagai tersebut mengumpulkan 11 angka dari lima pertandingan yang dimainkan.
