Aymeric Laporte kembali berbicara mengenai salah satu keputusan terpenting dalam karier sepak bolanya, yaitu memilih membela tim nasional Spanyol alih-alih Prancis, sambil menegaskan bahwa ia sama sekali tidak menyesalinya.
Dalam wawancara dengan program "La Tribuna" di Radio Marca, bek timnas Spanyol itu mengenang kontroversi seputar naturalisasinya, dan menjelaskan bahwa ia tidak pernah menyesali keputusannya untuk mengenakan seragam timnas Spanyol.
Ia mengakui, “Itu adalah masa yang sulit bagi saya,” namun ia mengakhiri segala kontroversi dengan mengatakan, “Saya telah mengambil keputusan dan saya sangat bahagia dengan itu.”
Pemain internasional Spanyol itu juga menyoroti bahwa pemain lain pernah mengalami situasi serupa tanpa mendapat sorotan media yang sama.
Ia menjelaskan: “Tidak ada keributan besar seputar para pemain yang telah mengalami hal ini sebelum saya.”
Sebagai contoh, ia menjelaskan bahwa selama bermain di tim-tim muda Prancis, ia bermain bersama “22 atau 23 pemain” yang pada akhirnya, seperti dirinya, mewakili tim nasional negara lain, meskipun kasus mereka “tidak mendapat liputan media yang sama besarnya” dan tidak menimbulkan “heboh dan gaung yang sama.”
Perhatian yang Melampaui Batas Lapangan
Laporte juga berbicara mengenai penampilannya bersama tim nasional Spanyol dan kritik yang diterimanya dalam beberapa bulan terakhir.
Bek tersebut menjelaskan bahwa gaya permainan Spanyol cocok baginya: “Gaya permainan yang kami terapkan di sini adalah yang membuat saya merasa paling nyaman, dan di situlah saya merasa bisa memberikan yang terbaik.”
Namun, ia mengejutkan semua orang dengan menegaskan bahwa beberapa perdebatan tidak didasarkan pada interpretasi murni olahraga. Ia menyatakan: “Tentu saja ada kepentingan lain di dunia sepak bola. Saya tahu ini dari sumber yang terpercaya.”
Bek tengah ini menjelaskan gagasan tersebut secara mendetail, dengan secara langsung merujuk pada pemasaran dan liputan media.
Ia menegaskan: “Terkadang, mereka memiliki kepentingan untuk menyoroti seorang pemain lebih dari yang lain,” sebelum menceritakan pengalaman pribadinya dengan salah satu majalah olahraga ternama, di mana ia menjelaskan: “Mereka mengatakan kepada saya bahwa saya tidak masuk dalam susunan pemain ideal mereka karena saya tidak menyumbangkan jersey… Detail-detail seperti ini menunjukkan adanya kepentingan pribadi yang terkadang bisa merugikan atau menguntungkan Anda.”
Pujian untuk Cristiano Ronaldo
Laporte juga menyampaikan pesan kepada Cristiano Ronaldo, mantan rekan setimnya di Arab Saudi, setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia.
Bek tengah tersebut mengakui: “Dia adalah pemain yang sangat penting di dunia sepak bola, dan agak disayangkan dia harus pergi,” meskipun ia menegaskan bahwa satu-satunya tujuan Spanyol adalah terus melaju di Piala Dunia.
Menjelang pertandingan semifinal melawan Prancis, pemain internasional ini sekali lagi mengungkapkan keyakinannya pada tim dengan mengatakan: “Kita harus memainkan gaya permainan kita sendiri karena saya yakin hasilnya akan lebih bergantung pada kita daripada pada mereka.”
Ia menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa suasana di ruang ganti dan kerja sama tim adalah hal-hal yang akan membawa tim selangkah lebih dekat ke final.


