PSIS Semarang sukses memetik poin penuh setelah menekuk PS Sleman dengan skor telak, 3-0, dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (2/11) sore WIB.
Eksekusi penalti Wallace Costa, sundulan Claudir Marini dan tembakan Septian David Maulana mewarnai kemenangan meyakinkan pasukan Mahesa Jenar.
PSS membuka laga dengan agresif. Pertandingan baru berjalan dua menit serangan mereka sudah menghasilkan sepak pojok. Tak lama berselang eksekusi sepak pojok Gufran berhasil dimentahkan pertahanan PSIS.
Semenit berselang, PSS kembali menekan PSIS lewat aksi Jajang di sayap kiri, namun umpan silang sang fullback meluncur terlalu deras sehingga bola keluar lapangan.
Meski berstatus sebagai tuan rumah, PSIS kerap kesulitan mengembangkan permainan dalam 15 menit pertama. PSS mendominasi penguasaan bola dalam kurun waktu tersebut.
PSS baru bisa menciptakan peluang emas ketika laga memasuki menit ke-17. Melalui serangan balik, Jepri menusuk ke sisi kanan area penalti sebelum mengirim umpan tarik ke arah Yevhen, namun tembakan sang striker berhasil diblok bek PSIS.
PSIS keluar menyerang di menit ke-20 dan upaya mereka menghasilkan hadiah penalti, setelah Marini dijatuhkan oleh Jajang di dalam area terlarang. Semenit berselang, Costa sukses menjadi eksekutor dengan mengirim bola ke tengah gawang.
Tertinggal satu gol, PSS mencoba tampil lebih agresif. Mereka berpeluang menyamakan skor dari situasi set piece, tetapi tendangan bebas Yevhen masih membentur tubuh Marini.
Memasuki menit ke-29, PSS kembali mengais kesempatan dari situasi bola mati, namun kali ini tendangan bebas yang dieksekusi Batata masih menyamping di sisi kiri gawang.
PSIS sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang PSS untuk menggandakan skor pada menit ke-38. Sepak pojok Jonathan berhasil disambar oleh Marini melalui tandukan kencang. Bola sempat menerpa tiang sebelum menghujam jala tim Elang Jawa.
Unggul sepasang gol membuat PSIS kian percaya diri. Lewat aksi individual Septian di menit ke-41, Mahesa Jenar nyaris menambah angka, namun sepakan sang winger melebar di sisi kanan gawang.
Pada masa injury, yang berlangsung selama dua menit, PSIS meraih kans untuk menambah skor. Bruno menusuk ke sisi kiri area penalti, sebelum mengirim tembakan dari sudut sempit, tetapi upaya sang bomber menjauhi gawang PSS.
Hingga laga babak pertama usai kedudukan 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan tuan rumah PSIS.
Memasuki interval kedua, tepatnya di menit ke-50, PSS nyaris memperkecil skor dari situasi set piece. Dari sisi kiri lapangan, Jepri mengeksekusi perekik langsung, namun upaya penggawa Elang Jawa itu masih melebar di sisi kanan gawang.
Selang dua menit kemudian, PSIS mengancam tim tamu lewat serangan balik yang digagas Septian. Sayap Mahesa Jenar itu mengirim tembakan spekulatif dari jarak jauh, namun bola sama sekali tak mengarah ke gawang.
Sebuah peluang emas didapat PSS ketika laga memasuki menit ke-57. Berawal dari aksi individual Yevhen, yang menerobos ke sisi kanan area penalti, sang striker berhasil menyuplai umpan matang ke mulut gawang, namun operan tersebut gagal disambar Antoni.
Dave sempat mengais kesempatan di menit ke-62, namun tendangan bebas penggawa PSS itu meluncur terlalu tinggi.
Dua menit berselang, tekanan PSS kembali merepotkan PSIS. Lewat serangan balik, Jepri mengirim umpan silang dari sayap kanan, namun operan sang gelandang gagal dituntaskan dengan sempurna oleh Yevhen. Tandukannya sang striker tak sampai ke gawang.
PSS terus berusaha memecah kebuntuan. Di menit ke-69, Dave melakukan percobaan dari jarak luar kotak penalti, tetapi tembakan kencang sang gelandang melambung tipis di atas mistar gawang.
Terlau asyik menyerang membuat PSS lengah. Di menit ke-74, Septian berhasil memanfaatkan kesalahan Ikhwan dalam menghalau bola. Sayap lincah PSIS itu mengirim tembakan menyusur tanah dari sisi kanan kotak penalti, bola meluncur ke pojok kiri gawang tanpa bisa dibendung Ega.
Meski telah teringgal tiga gol, PSS belum melempar handuk. Memasuki menit ke-82, sebuah serangan apik dirancang Yevhen, yang menyodorkan umpan matang ke arah Jepri, namun eksekusi akhir sang sang winger tak mengarah ke sasaran.
Di penghujung waktu normal PSS meraih peluang bersih. Yudo, yang berada dalam posisi bebas di tiang jauh, meneruskan tendangan bebas Dave, namun sontekan sang striker melambung terlalu tinggi.
Semenit kemudian PSIS juga berpeluang mencetak gol lewat aksi Bayu, tetapi tembakan penggawa Mahesa Jenar itu berhasil diredam Ega.
Hingga pertandingan selesai skor 3-0 tetap bertahan untuk keunggulan PSIS. Mereka pun secara perlahan menjauh dari zona degradasi dengan menempati posisi ke-13.
Susunan Pemain PSIS: Jandia, Safrudin, Costa, Frendy, Fredyan, Jonathan, Frinky, Septian, Hari Nur, Marini, Bruno.
Susunan Pemain PSS: Ega, Nirwanto, Ikhwan, Grufran, Jajang, Batata, Dave, Chanigio, Jepri, Rangga, Yevhen.
