Persija Jakarta harus menelan kekalahan 2-1 saat menjamu Semen Padang dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi, Rabu (16/10) sore WIB.
Anak asuh Edson Tavares langsung menggebrak sejak awal permainan. Sejumlah peluang mampu mereka ciptakan melalui pergerakan kedua sayap, meski belum diimbangi dengan penyelesaian akhir optimal.
Baru pada menit ke-16 Persija membuka keunggulan melalui eksekusi titik putih Marko Simic. Penalti didapat tuan rumah setelah pergerakan Heri Susanto dilanggar oleh Muhammad Rifki.
Sederet peluang lain diperoleh Persija, di antaranya melalui aksi-aksi Syaffarizal Agri, Ramdani Lestaluhu hingga Xandao, sementara Semen Padang menebar ancaman lewat Flavio Beck.
Sementara beberapa saat jelang babak pertama berkahir, Semen Padang punya kans melalui tendangan bebas jarak dekat, tapi eksekusi Flavio Beck bisa dibaca arahnya oleh Shahar Ginanjar.




Di babak kedua, tim tamu melakukan perubahan dan pergantian yang dilakukan pelatih Eduardo Almeida terbukti efektif.
Vendri Mofu yang baru masuk pada menit ke-53 hanya membutuhkan empat menit untuk mencetak gol penyeimbang. Tembakan kerasnya dari sisi kanan ke tiang dekat mengagetkan Shahar dan bola bersarang ke gawang Persija.
Menit ke-70, Persija nyaris kembali unggul apabila tidak ada penyelamatan krusial dari Syaiful Anwar. Sang bek Semen Padang menyapu bola tembakan Joan Tomas tepat di garis gawang.
Persija semakin menggempur dalam sisa waktu paruh kedua, namun Semen Padang tetap mengancam lewat serangan balik yang salah satunya pada menit ke-80, ketika Flavio Beck menerima umpan tarik Vanderlei dan melepaskan tendangan yang bisa ditangkap oleh Shahar.
Melalui serangan balik cepat, Semen Padang mengejutkan Persija sekaligus mengamankan tiga poin beberapa detik sebelum laga berakhir.
Vanderlei yang terlepas di sisi kanan berhasil mengecoh Xandao dan memberikan umpan ke tengah yang dieksekusi dengan dingin oleh Mariano Uropmabin.
Kemenangan ini membawa Semen Padang naik dari posisi juru kunci klasemen, sementara Persija masih terpuruk di papan bawah.
