Persela Lamongan meraup tiga angka sempurna setelah menang dengan skor 3-1 dari PSM Makassar pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Sabtu (7/12) sore. Sempat tertinggal lebih dulu, anak asuh Nil berhasil membalikkan keadaan.
Bertekad semakin menjauh dari zona degradasi, Persela langsung menggebrak di awal laga. Tak sampai satu menit pertandingan berlangsung, Delvin berhasil melepaskan tembakan ke tiang jauh. Beruntung arah bola melebar dan Malik terlambat meneruskan bola.
Bahkan Laskar Joko Tingkir mendapatkan peluang emas di menit ke-tujuh saat Evans melakukan blunder. Rafinha berhasil meraih bola melewati Kipuw dan melepaskan bola ke gawang kosong, tetapi Maitimo berada di tempat tepat untuk menghalaunya.
Perlahan tim tamu berhasil mengimbangi tekanan dan menguasai lini tengah. Hal tersebut langsung coba dimanfaatkan, tetapi tandukan Balde memanfaatkan umpan silang Evans masih melebar tipis.
Namun sebuah kesalahan fatal yang dilakukan Dwi saat hendak memotong umpan silang Ezra harus dibayar mahal. Bola terlepas dari genggamannya dan Pellu yang telah berada di kotak penalti dengan mudah meneruskan bola ke gawang kosong di menit 31.
Nil langsung bereaksi dengan memasukkan Sugeng untuk menggantikan Malik. Serangan Persela kembali menggigit dan empat menit jelang bubaran mereka berhasil menyamakan angka.
Berawal dari sepakan sudut Kei, bola turun diantara Maitimo dan Alex yang terlihat berada di posisi yang lebih baik untuk menendang. Maitimo menarik tubuh penyerang asal Brasil tersebut yang membuat wasit menunjuk titik putih.
Rafinha yang maju sebagai eksekutor berhasil mengecoh Rivky dan memastikan jeda babak berakhir dengan skor sama kuat.
PSM mengambil inisiatif serangan di awal babak kedua. Namun rapatnya barisan pertahanan tuan rumah membuat Balde tak mendapatkan peluang berarti, dan tembakannya dari sudut sempit berhasil dimentahkan Dwi pada menit 56.
Momen canggung terjadi di pertahanan Persela saat Balde berhasil mengambil bola backpass Zaenuri, meski akhirnya dijatuhkan tepat di tepi kotak penalti. Dwi juga kembali melakukan blunder saat gagal melepaskan tendangan dan bola kembali nyaris diambil Balde pada pertengahan babak kedua.
Namun ketegangan di kubu tuan rumah pecah saat Sugeng membalikkan keadaan di menit 77. Berawal dari umpan silang Kei, Hambali berhasil mendahului Klok untuk menanduk bola. Rivky gagal menangkapnya dan Sugeng dengan mudah mencocor bola ke gawang kosong.
PSM mencoba segalanya di sisa waktu yang ada dengan memasukkan M. Arfan hingga Ferdinand, tetapi justru Persela menambah golnya di penghujung laga. Alex akhiri paceklik golnya nyaris dalam tiga bulan terakhir dengan menuntaskan sepakan bebas Kei untuk memastikan kemenangan 3-1 bagi timnya.
Hasil ini belum mengubah posisi Persela di papan klasemen, tetapi mereka berhasil mengumpulkan 37 angka yang sama dengan PSIS Semarang dan Barito Putera yang berada di peringkat 13 dan 14. Sementara PSM tertahan di posisi 8 dengan 43 poin.
SUSUNAN PEMAIN
Persela: Dwi Kuswanto, Moch. Zaenuri, Demerson Costa, Eky Taufik (C), Birrul Walidain, Izmy Hatuwe, Delvin Rumbino, Kei Hirose, Malik Risaldi, Rafinha, Alex Dos Santos
PSM: Rivky Mokodompit (C), Hasyim Kipuw, Raphael Maitimo, Aaron Evans, Taufik Hidayat, Marc Klok, Rasyid Bakri, Rizky Pellu, Muh. Rizky Eka, Ezra Walian, Amido Balde


