Internazionale terpaksa hanya bisa memetik satu poin atas Cagliari setelah ditahan imbang 1-1 pada laga lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion San Siro, Milan, Minggu (26/1) malam.
Inter unggul lebih dulu lewat gol yang dibuat oleh Lautaro Martinez di menit ke-30. Sedangkan Cagliari membalasnya di menit ke-78 lewat Radja Nainggolan.
Babak Pertama
Sejak kick 0ff bergulir, baik Inter maupun Cagliari sama-sama tampil menyerang dan mengancam lini pertahanan satu sama lain. Inter lebih memanfaatkan umpan langsung tapi sedangkan Cagliari mengandalkan serangan dari sayap kanan. Sayang, usaha keduanya belum membuahkan hasil.
Cagliari memiliki peluang bagus di menit ke-10 saat Simeone melepaskan tembakan. Namun, bola hasil sepakannya masih melambung di atas mistar.
Barella mencetak gol bagi Inter di menit ke-14 tapi wasit menganulir gol tersebut karena sang pemain sudah lebih dulu dalam posisi off side saat menuntaskan peluang dari Bastoni.
Martinez bergantian dengan Lukaku silih mengancam lini pertahanan Cagliari tapi tak ada satu pun yang berbuah gol. Hingga akhirnya di menit ke-30, penetrasi Young yang menjalani debut, mampu ciptakan peluang. Peluang itu bisa dikonversi oleh Lautaro Martinez menjadi gol pertama di laga ini.
Unggul lebih dulu membuat para pemain Inter lebih rileks, sedangkan Cagliari masih mencari cara untuk bisa menembus pertahanan Inter. Tapi hingga babak pertama berakhir, tak ada tambahan gol dari kedua tim.
Babak Kedua
Pertandingan di babak kedua berjalan dalam tempo sedang. Namun seiring dengan waktu berjalan, Inter semakin meningkatkan intensitas serangannya. Hingga memasuki menit 60, Inter melancarkan serangan bergelombang lewat Sensi dan Lautaro, tapi keduanya belum menambah keunggulan.
Sepuluh menit kemudian, Cagliari mencoba bangkit. Usaha dari Simeone terganjal di dalam kotak penalti dan para pemain menuntut tendangan 12 pas tapi wasit bergeming.
Tiga menit kemudian, Nainggolan mampu menyamakan kedudukan. Berawal dari Pedro yang masuk dari sisi kiri, ia lantas meneruskan bola kepada Nainggolan di tengah. Sepakan akuratnya langsung membawa kedudukan menjadi 1-1.
Tersengat oleh gol Nainggolan, Inter tingkatkan serangannya, Lukaku yang di sepanjang laga minim mendapat peluang akhirnya mendapat kesempatan di menit ke-81 tapi tembakan kerasnya belum bersarang di gawang Cagliari.
Inter harus kehilangan Martinez yang mendapat kartu merah setelah melancarkan protes keras kepada di menit-menit akhir pertandingan. Tak lama, wast pun meniupkan peluit panjang tanda laga berakhir imbang 1-1.
INTER (3-5-2): Samir Handanovic; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Ashley Young, Nicolo Barella, Borja Valero, Stefano Sensi, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.
Cadangan Inter: Diego Godin, Federico Dimarco, Sebastiano Esposito, Danilo D’Ambrosio, Andrea Ranocchia, Alexis Sanchez, Lucien Agoume, Daniele Padelli, Tommaso Berni, Victor Moses.
CAGLIARI (4-3-2-1): Alessio Cragno; Paolo Farago, Sebastian Walukiewicz, Ragnar Klavan, Luca Pellegrini; Nahitan Nandez, Christian Oliva, Artur Ionita; Radja Nainggolan, Joao Pedro; Giovanni Simeone.
Luca Cigarini, Valter Birsa, Fabio Porru, Rafael, Charalampos Lykogiannis, Luca Gagliano, Lucas Castro, Robin Olsen, Federico Mattiello.
