PSS Sleman sukses mencuri tiga poin dalam kunjungan ke Stadion PTIK Jakarta, markas Bhayangkara FC dengan traihan kemenangan 2-0, Jumat (4/10) sore WIB, pada pertandingan pekan ke-22 Liga 1 2019.
Babak Pertama:
Sepuluh menit awal laga ini diwarnai dengan sejumlah kesalahan yang dilakukan oleh kedua tim. Beberapa kali pemain salah mengumpan dan terjatuh, tampak belum beradaptasi dengan kondisi permukaan yang cenderung licin.
Bhayangkara memiliki tembakan pertama ke gawang di laga ini pada menit ke-16, ketika Alsan Sanda berdiri bebas menerima bola liar di depan kotak penalti PSS, tapi eksekusinya lemah dan bisa diamankan Ega Rizky.
Hingga pertengahan babak pertama, Bhayangkara lebih mendominasi serangan. Sementara di sisi lain, skema PSS lebih cenderung menunggu dan melancarkan serangan balik melalui kedua sayap mereka.
Menit ke-30, Bhayangkara mendapat peluang kedua untuk mencetak gol. Akan tetapi tendangan kaki kirinya setelah menerima umpan terobosan mampu ditangkap oleh Ega Rizky yang tampil tenang bagi PSS.
Lima menit jelang turun minum, PSS terus menerus menghadapi gempuran Bhayangkara. Sundulan Dendi Sulistyawan membentur kedua tiang gawang dan belum dianggap wasit melewati garis, skor kacamata pun bertahan hingga jeda.
Babak Kedua:
Bruno Matos terus aktif menjadi motor serangan Bhayangkara, seperti yang ditampilkannya di awal babak kedua.Hanya saja kendalanya lini depan tuan rumah belum begitu efektif terlepas dari pertahanan PSS yang memang solid sejak menit pertama.
Yevhen Bokhashvili mengejutkan tuan rumah dengan membuka keunggulan PSS pada menit ke-58. Gol yang dicetak striker asal Ukraina tersebut berawal dari pergerakan Rangga Muslim yang menciptakan kemelut di dalam kotak penalti Bhayangkara.
Selepas unggul, PSS semakin fokus memperhatikan pertahanan mereka. Situasi tersebut menyulitkan Bhayangkara untuk mengembangkan serangan mereka, Bruno Matos, Dendi Sulistyawan hingga Herman Dzumafo yang baru masuk di paruh kedua sulit mengancam gawang tim tamu.
Menit ke-75, Anderson Salles punya peluang untuk menyamakan kedudukan bagi Bhayangkara saat menyambut tendangan bebas Bruno Matos, namun sayang sundulan yang dilepaskan bek asal Brasil tersebut melambung tipis di atas mistar.
Serangan balik Bahayangkara yang diawali pergerakan Dendi Sulistyawan pada menit ke-80 membuat Bruno Matos berdiri bebas di kiri, tapi tendangannya menyamping dari gawang. Demikian juga dengan sepakan Dendi semenit berselang yang juga menerpa sisi kanan gawang PSS.
Di saat Bhayangkara gencar menyerang demi mencari gol penyeimbang, justru PSS menggandakan keunggulan mereka pada menit akhir permainan melalui sundulan Yevhen yang meneruskan umpan silang Wahyu Sukarta. Skor 2-0 bagi tim tamu pun bertahan hingga laga selesai.
Susunan Pemain:
Bhayangkara FC (4-3-3): Wahyu Tri; Alsan Sanda, Anderson Salles, Jajang Mulyana, Fatchu Rochman; TM Ichsan, Lee Yoo-Joon, Adam Alis; Nur Iskandar, Bruno Matos, Dendi Sulistyawan.
PSS Sleman (4-3-3): Ega Rizky; Jajang Sukmara, Alfonso De La Cruz, Ikhwan Ciptady, Bagus Nirwanto; Ardan Aras, Guilherme Batata, Ocvian Chanigio; Rangga Muslim, Arsyad Yusgiantoro, Yevhen Bokhashvili.


