Pelatih Myanmar Antoine Hey mengkritik pemilihan Stadion Jalan Besar untuk pertandingan Piala AFF, karena menggunakan lapangan sintetis yang dianggap membahayakan buat pemain.
Singapura memilih Stadion Jalan Besar untuk dua laga kandang melawan Myanmar dan Vietnam pada 24 dan 30 Desember di laga Grup B. Federasi sepakbola Singapura (FAS) memesan penggunaan Stadion National untuk awal Januari, karena memperkirakan Piala AFF 2022 digelar awal 2023.
Kenyataannya, Piala AFF digelar mulai Desember, sehingga lapangan di Stadion National tidak siap untuk digunakan sebagai venue pertandingan kandang Singapura, karena dipakai konser penyanyi Cina Taipei, Jay Chou, pada 17 dan 18 Desember.
Hey mengkritik penggunaan Stadion Jalan Besar yang menggunakan rumput sintetis, karena berpotensi membuat pemain mendapat cedera. Hey menyatakan, seharusnya Singapura berkaca dari cederanya dua pemain, Ikhsan Fandi dan Adam Swandi.
Ikhsan dan Adam diketahui mendapatkan cedera lutut selepas Singapura mengalahkan Maladewa 3-1 dalam laga uji coba. Hey pun mengkhawatirkan anak asuhnya mengalami nasib seperti kedua pemain tersebut.
MFF“Untuk sepakbola junior, mungkin itu ide yang bagus. Tapi untuk pertandingan internasional senior yang sangat intensif, saya ragu itu adalah solusi yang tepat,” cetus Hey dikutip laman Yahoo Singapore.
“Jika itu (memakai lapangan sintetis) ide yang bagus, mengapa tidak ada kompetisi internasional papan atas, seperti Piala Dunia, Piala Asia, atau Liga Champions yang bermain di lapangan jenis itu? Apa alasan kami bermain di sini?”
“Sepakbola pengembangan pemain muda tidak ada masalah menggunakan lapangan artifisial untuk menjaga standar yang sama. Tapi untuk laga sepakbola internasional, dengan semua dinamika dan kecepatannya... Kalian baru saja melihat dua [pemain] cedera, itu bukan akibat benturan antarpemain.”
Sementara pelatih Singapura Takayuki Nishigaya enggan menanggapi kritikan terhadap Stadion Jalan Besar. Menurut Nishigaya, Singapura fokus meraih kemenangan di laga perdana mereka.
“Kita tidak bisa mengubahnya sekarang. Kami hanya fokus terhadap apa yang akan kami lakukan. Jika kami lolos ke semi-final, kami bisa menggunakan Stadion National,” kata juru taktik asal Jepang ini.
