Bengaluru FC AFC CupBengaluru FC

Langgar Protokol COVID-19, Maladewa Usir Klub India

Konfederasi sepakbola Asia (AFC) terpaksa menunda pertandingan play-off Piala AFC antara klub India Bengaluru FC dan wakil Maladewa, Club Eagles, tanpa batas, sehingga berimbas kepada seluruh laga Grup D.

Meski berstatus tuan rumah, Bengaluru terpaksa bermain di Maladewa, karena pemerintah setempat melarang warga mereka berkunjung ke India, mengingat angka kasus COVID-19 di negara itu sedang tinggi.

Selain itu, pertimbangan jadwal play-off dan fase grup yang berdekatan membuat Club Eagles diputuskan menjamu Bengaluru, Selasa (11/5). Pemenang duel play-off ini berhak lolos ke Grup D. AFC sejak awal memang telah menetapkan Maladewa sebagai tuan rumah Grup D, dan laga dimulai pada 14 Mei.

Namun, AFC tidak mempunyai pilihan lain kecuali menunda seluruh laga di Zona Selatan. Keputusan ini diambil setelah pemerintah Maladewa melalui federasi sepakbola Maladewa (FAM) mengirim surat kepada AFC mengenai penundaan pertandingan play-off dan fase grup.

“Pertandingan babak play-off dan fase grup zona selatan diputuskan untuk ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Tim yang sudah tiba di Maladewa diharapkan dapat mengatur jadwal kepulangan mereka sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dan AFC,” demikian pernyataan AFC melalui laman resmi mereka.

Alasan pemerintah Maladewa meminta penundaan disebabkan mereka merasa geram dengan ulah sejumlah pemain dan ofisial Bengaluru yang keluyuran di Male setelah mereka tiba, Jumat (7/5). Padahal, Bengaluru datang ke Maladewa berdasarkan kesepakatan yang telah mereka buat sebelumnya.

Kesepakatan itu antara lain berupa larangan bagi pemain dari klub India berkeliaran di dalam kota. Mereka hanya boleh berada di tempat penginapan, serta keluar dari hotel untuk latihan dan menjalani pertandingan.

“Sikap yang tidak bisa [kami] terima dari [pemain] Bengaluru yang telah melanggar protokol dari kementerian kesehatan dan AFC. Klub harus segera meninggalkan Maladewa secepatnya, karena kami tak senang dengan ulah mereka ini,” cetus menteri olahraga Maladewa, Ahmed Mahloof, melalui akun Twitter pribadinya.

“Kami telah memberitahu FAM bahwa kami tidak dapat menggelar pertandingan, dan meminta mereka untuk mengatur kepulangan Bengaluru. Kami selanjutnya akan berkorespondensi dengan AFC melalui FAM untuk menunda pertandingan fase grup.”

SIMAK JUGA: BERITA PIALA AFC!

Iklan
0