Evan Dimas - Timnas IndonesiaAlvino Hanafi

Langganan Dipanggil Timnas Indonesia, Evan Dimas Enggan Terlena

Evan Dimas jadi satu di antara pemain sering mendapatkan panggilan timnas Indonesia. Dalam pemusatan latihan (TC) terbaru yang digelar di Stadion Madya, nama gelandang Persija Jakarta tersebut juga ikut diajak ambil bagian.

Eks Bhayangkara FC tersebut hampir selalu mendapat kepercayaan memperkuat timnas Indonesia di segala level usia. Permainannya yang tenang dan mampu mengatur tempo serangan jadi kelebihan yang dimiliki Evan.

Akan tetapi, Evan mengatakan tak ingin lupa diri dengan itu semua. Ia bertekad memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki pada TC tersebut untuk mendapatkan tempat di skuad utama.

Dalam TC ini manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong memanggil 29 nama. Para pemain sudah berkumpul sejak 23 Juli lalu, dan menjalani rapid test serta swab test, untuk memastikan terbebas dari virus corona.

Dijadwalkan timnas Indonesia memulai latihan perdana 1 Agustus mendatang. Waktu tersebut mundur dari rencana semula pada 25 Juli 2020, karena Tae-yong menginginkan dua kali swab test dilaksanakan. 

TC tersebut dilangsungkan sebagai persiapan timnas Indonesia, jelang bertanding dalam lanjutan Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Ada tiga laga menanti skuad Garuda.

Evan Dimas - IndonesiaGoal

Pertama timnas Indonesia melawan Thailand pada 8 Oktober 2020, lima hari kemudian menjamu Uni Emirat Arab (UEA). Lalu terakhir pasukan Merah Putih melawat ke markas Vietnam, 12 November mendatang.

"Alhamdulillah saya masih dipercaya memperkuat Timnas Indonesia. Saya berharap dapat memberikan yang terbaik selama pemusatan latihan ini dan tidak ingin cepat puas," kata Evan dikutip laman resmi klub.

Di sisi lain Evan menyebutkan ada peran penting orang tuanya. Mantan pilar Barito Putera tersebut menegaskan tanpa dukungan ayah dan ibu, tak mungkin bisa kariernya bisa seperti sekarang.

“Yang pasti memberikan pengaruh besar untuk karier saya di sepakbola adalah kedua orang tua. Karena beliaulah yang selalu mendukung saya sehingga saya bisa menjadi seperti saat ini,” ujarnya.

“Kedua orang tua saya selalu memberikan dukungan kepada saya dalam kondisi apapun apalagi selama menjalani karier ada naik dan turunnya. Pesan orang tua yang saya paling ingat adalah kamu harus total menjalani karier di sepakbola jangan tanggung-tanggung. Saya merasa lewat sepak bola saya bisa mengangkat derajat keluarga saya,” ia menambahkan.

Iklan
0