Frank Lampard Jurgen KloppGetty Images

Frank Lampard: Chelsea Bisa Contoh Liverpool

Frank Lampard menilai Chelsea bisa mencontoh Liverpool sebagai model tim yang kembali ke level top dalam sepakbola Inggris dan kini di ambang mengakhiri puasa 30 tahun tanpa gelar kasta tertinggi.

Pasukan Jurgen Klopp saat ini sedang memimpin klasemen Liga Primer dengan keunggulan yang sangat jauh dari para pesaing dan akan menjadi lawan Chelsea dalam babak kelima Piala FA, Rabu (4/3) dini hari WIB.

Liverpool finis kedelapan dalam klasemen akhir Liga Primer pada musim pertama Klopp di Anfield, namun sejak saat itu mereka berkembang pesat dan menjadi kekuatan dominan di kancah sepakbola Inggris dan Eropa.

Sebaliknya, Chelsea kini mulai tertatih-tatih di Liga Primer, terakhir mereka menjadi juara pada musim 2016/17. Bahkan musim ini, mereka belum mencatat kemenangan beruntun di liga sejak November lalu dan Lampard tak ragu mengakui kebangkitan Liverpool yang diharapkan bisa menjadi contoh bagi timnya.

"Kita telah melihat perjalanan Liverpool dan itu adalah kisah yang luar biasa," kata Lampard kepada reporter. "Saya ingat mereka bersedih ketika bermain imbang 0-0 dengan West Bromwich Albion."

"Mungkin saat itu mereka menerima ejekan, tapi sekarang itu adalah simbol perjuangan tim yang sekarang menjadi mesin dominan, menggilas semua tim sampai pertandingan terakhir."

"Jadi, itu merupakan titik referensi dalam hal seperti apa Anda melihat pekerjaan yang sedang berlangsung. Butuh waktu dan di balik tim yang memenangkan begitu banyak pertandingan maka ada banyak keringat dan kerja keras dari semuanya yang terlibat, itulah yang saya coba lakukan di sini."

"Akan ada masa-masa sulit, banyak sekali, ketika saya diragukan, maka para pemain pun juga akan diragukan. Kami harus tetap tegar menghadapi itu."

"Sebagai bagian dari perjalanan mereka, mereka telah merekrut beberapa pemain fantastis di waktu yang tepat, yang terasa sangat penting. Virgil van Dijk dan Alisson, sang kiper - mereka memiliki kemampuan hebat untuk merekrut pemain yang tepat pada waktu yang tepat, yang cocok dengan cara mereka ingin bermain dan terus melaju."

"Itu merupakan model yang bagus, namun saya tidak ingin terlihat bahwa saya sedang membanding-bandingkan dengan tim kami. Saya tidak berangan-angan, tapi yang saya pahami adalah bahwa di balik cerita mereka ada banyak kerja keras yang telah mereka siapkan sejak lama."

Selisih 34 poin yang dimiliki Liverpool atas Chelsea secara matematis mustahil bagi The Blues untuk bisa memenangkan liga musim ini dengan hanya menyisakan 10 pertandingan.

Iklan
0