Frank Lampard menyebut hasil imbang menakjubkan Chelsea 4-4 lawan Ajax di Liga Champions sebagai salah satu malam tergila dalam kariernya.
The Blues bangkit dan mampu mengejar ketertinggalan 4-1 dan hampir menang apabila gol terakhir mereka tidak dianulir VAR, yang menggambarkan begitu dramatisnya laga termasuk adanya dua gol bunuh diri, dua kartu merah serta hampir terciptanya gol menit akhir bagi sembilan pemain Ajax.
Ketika ditanya apakah laga tersebut menjadi malam tergilanya dalam sepakbola, Lampard mengatakan: "Saya tidak tahu. Sulit untuk menempatkannya pada perspektif. Salah satu yang untuk dikenang. Saya punya beberapa malam gila selama bertahun-tahun dan yang hebat pula, tapi untuk semuanya, tontonan ini, jelas ada di atasnya."
"Hari ini salah satu yang gila. Saya tidak berpikir ada banyak lagi yang lainnya sehingga bisa dibandingkan dengan hari-hari saya."
"Saya tahu kami bermain 4-4 dengan Liverpool dan beberapa pertandingan gila lainnya, tapi ada kartu merah dan VAR juga. VAR jelas merupakan binatang baru dan kami sudah terbiasa dengan itu."
"Saya bukan satu-satunya manajer yang membicarakannya setiap pekan. Saya tidak bisa memberikan Anda rincian [dari setiap keputusan] hari ini karena yang pertama saya harus menontonnya kembali dengan kepala dingin dan yang kedua ketika Anda berada di pinggir lapangan, maka sangat sulit untuk memahaminya secara langsung."
"Singkirkan VAR dan kartu merah dan apa yag saya pikirkan adalah tentang kami, dan semangat yang kami tunjukkan."
"Karakter tim adalah sesuatu yang saya sukai dan saya pikir fans menyukainya. Kami harus mengetatkannya tentu saja, namun dengan semangat itu kami bisa melangkah ke mana saja."
Hasil laga lain yang menampilkan Valencia menang 4-1 atas Lille membuat Chelsea, Ajax dan Valencia sama-sama mengoleksi tujuh poin dalam Grup H yang menyisakan dua pertandingan.


